Catatan Moulidia: Wanita, Ini Statusmu di Mata Islam

Moulida. Foto: Ist.

Oleh Moulidia*)

Islam merupakan agama yang sangat menghargai wanita. Tidak hanya mengatur peran, dalam Islam juga membahas semua seluk beluk hukum, mulai dari hal terkecil sampai yang tidak bisa dicapai oleh pikiran manusia. Begitu pun dalam hal membahas makhluk yang paling cantik Allah ciptakan, suci dan indah harum bak semerbak bunga, yang makhluk bumi akan terpesona kala melihatnya, dialah yang disebut dengan wanita.

Islam sangat menjunjung tinggi wanita, bahkan Al-Qur’an sangat peduli terhadap makhluk yang satu ini, Al-Qur’an menjaganya dengan indah sampai menegaskan untuk melindungi aurat agar terjaga. Wanita dalam Islam diibaratkan seperti sosok permata berharga. Karenanya Allah perintahkan untuk menutupi dan menjaga dirinya dari hal-hal yang dapat merusaknya.

Al-qur’an sangat mewajibkan wanita menutup semua auratnya supaya dia terjaga dari segala fitnah-fitnah yang ada, dia terbungkus dengan sangat indah hingga tak seorang pun dapat menyentuhnya. Dia penyejuk hati bagi semua orang yang melihatnya. Dengan aurat dan imannya yang terjaga, sosoknya dijadikan artis oleh makhluk bumi, bahkan dicemburui oleh makhluk langit.

Wanita juga menyandang gelar ibu, gelar yang paling indah dari semua gelar yang ada di muka bumi ini. Malaikat baik hati yang semua orang menjunjung tinggi kedudukanya. Dia diberikan kedudukan yang sangat mulia dalam islam sehingga surga nan indah itu berada di telapak kakinya.

Wanita muslim biasa disebut dengan muslimah, berakhlak mulia dan selalu menjaga pandangannya bahkan menjaga semua perhiasaan nya, tak boleh berdua-duaan dengan laki-laki yang bukan mahramnya, sampai segitunya Al-qur’an memperdulikan hak dan kewajiban seorang wanita. Wanita dalam Islam punya karakter yang kuat dan beriman, ketaatannya kepada Allah menjadi tanda bahwa dia layak dicintai oleh seluruh penghuni bumi bahkan langit.

Menjadi seorang muslimah bukan hanya duduk manis, diam dengan keanggunannya, tetapi dia juga memiliki pemikiran kuat dan hebat dalam peradaban pembangunan negeri. Tak hanya itu, muslimah juga bisa berperang seperti Sumaiyyah, wanita pejuang yang mati syahid. Wanita itu juga lambang kecerdasan seperti Aisyah yang memiliki daya ingat yang sangat kuat sehingga hadist nabi banyak yang diberitahukan kepadanya.

Wanita juga bisa ambil andil menjadi pengusaha kaya seperti Ibunda Khadijah yang anggun serta dermawan. Wanita hebat lainnya telah dicontohkan juga oleh Fatimah, bunga mekar yang menyembunyikan cintanya kepada Ali karena takut kepada Allah, ia juga sosok yang penuh kasih kepada keluarganya. Subhanallah, begitu banyak peran yang telah dimainkan oleh sosok yang bernama wanita itu. Betapa Islam begitu menganggap penting sosoknya.

Wanita dengan segala kehebatan yang dimilikinya bahkan mampu mengubah dunia. Tapi tetap tidak melupakan kodratnya, karena dia punya rasa malu yang sangat tinggi yang Allah berikan untuk menutupi aibnya, tetap pada tugasnya yang taat pada suami dan orang tua serta mencintai keluarganya.

Begitulah wanita dalam konsep Islam, mulia sekali. Jika membahas tentang wanita memang tak akan pernah habisnya karena dia makhluk yang sangat spesial yang Allah ciptakan.

Maka dari itu, jadilah sosok wanita yang sangat hebat bukan hanya hebat pada hal dunia tapi juga hebat dalam hal akhirat. Jadilah wanita yang mampu menjaga kehormatannya, mampu berkarya untuk negeri dengan perannya sebagai seorang wanita. Taat patuh kepada Allah, suami dan orang tua. Tutuplah aurat karena itu akan menjagamu. Jadilah muslimah tangguh yang mampu menciptakan peradaban hebat. Karena melalui wanita hebatlah akan lahirnya generasi-generasi hebat yang mengetahui siapa penciptanya.

Tulisan ini saya dedikasikan khusus untuk para muslimah tangguh di seluruh penjuru dunia. Membahas keunikan wanita memang tidak ada habisnya. Pesan untuk kita para wanita, jagalah yang semestinya di wajibkan untuk dijaga. Saya bangga menjadi seorang wanita dengan segala keunikan dan anugerah ini. Ayo berkarya demi bangsa buktikan bahwa wanita juga punya andil dalam hal membangun negara, tapi ingat ukhti tetap pada ranah nya.

Wanita hebat akan melahirkan generasi hebat.

*)Penulis adalah Kader Kohati HMI Komisariat Adab dan Humaniora UIN Ar Raniry.