BEM Unimal Minta Keterlibatan Steffy Burase di Aceh Marathon Dipertimbangan Ulang

Ketua BEM Unimal Muslem Hamidi.

ACEHTREND.COM, Lhokseumawe – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Malikussaleh (Unimal) meminta Plt Gubernur Aceh segera mempertimbangkan kembali keterlibatan Steffy Burase dalam ajang Aceh Marathon 2018 yang digelar di Sabang 29 Juli 2018 mendatang.

“Mengingat nama dia (Steffy) sudah masuk dalam daftar KPK yang diduga terlibat dalam kasus OTT di Aceh yang melibatkan dua kepala daerah dari empat orang yang sudah ditetapkan KPK sebagai tersangka,” kata Ketua BEM Unimal Muslem Hamidi kepada aceHTrend, Rabu (11/7/2018).

Muslem menambahkan, jangan sampai event sport tourism ini jadi terganggu jika nantinya Steffy turut diperiksa KPK terkait kasus itu.

Baca juga: Aceh, Tren Maraton, dan Jejak Sang EO Steffy Burase

“Kita sangat mendukung dan setuju dengan dilanjutkannya event tersebut, mengingat kegiatan yang sudah hampir dekat, serta event ini sangat positif untuk mempromosikan Aceh ke tingkat internasional,” ujarnya.

Muslem berharap proses pelaksanaan kegiatan ini nantinya harus benar-benar memperhatikan kondisi Aceh saat ini. Terkait anggaran, Muslem berpendapat, Aceh Marathon telah memiliki plot anggaran dalam pagu APBA, sehingga jika ada aliran dana yang masuk selain yang sudah diplotkan maka bisa saja merupakan upaya pihak-pihak yang ingin mencari keuntungan. Hal itu kata dia menjadi tugas KPK untuk menyelidikinya.

“Jika sumber dana kegiatan hanya bersumber dari pagu APBA tidak masalah karena sudah dimasukkan dalam Pergub APBA,” ujar Muslim.

Sementara anggaran untuk hadiah yang mencapai Rp3 miliar menurutnya harus disesuaikan dengan hasil yang dicapai dari kegiatan itu. Jika dana yang dikucurkan sangat besar kata Muslem, maka manfaat untuk Aceh juga harus besar. Jika itu sesuai menurutnya tidak ada masalah.

Ia juga berharap Nova Iriansyah yang telah ditetapkan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh oleh Mendagri bisa mengemban amanah dalam menyukseskan event ini.

“Apalagi sejak awal Pak Nova juga sudah terlibat dan aktif dalam menyukseskan kegiatan ini, Insyaallah kegiatan ini bisa berjalan dengan baik,” katanya.

Nama Steffy Burase tercatat sebagai tenaga ahli dalam ajang Aceh Marathon 2018. Adapun tugas yang diemban oleh Steffy Burase diantaranya melakukan branding dan promosi. Selengkapnya baca di sini: Jubir: Aceh Marathon 2018 Dilakukan Secara Swakelola.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mulai membidik Steffy Burase. Ia bahkan dicekal untuk bepergian ke luar negeri. Pencekalan ini untuk keperluan KPK mendalami dugaan aliran uang suap Gubernur Aceh Irwandi Yusuf ke seorang mantan model asal Manado tersebut.[]

Wartawan : Mulyadi Pasee
Editor : Ihan Nurdin