ICAIOS Gelar Pemutaran dan Diskusi Film Pendek

ACEHTREND.COM, Singkil | International Centre for Aceh and Indian Ocean Studies (ICAIOS), Rabu (11/7/2018) mengadakan Pemutaran dan Diskusi Film Pendek.

Film pendek yang diputar antara lain, Jihadis Syurga, Bantu Doa, Sekumtum Mawar Merah, Dayah Online, dan Mencari Keadilan.

“Film yang diputar ini, adalah film terbaik dari hasil lomba yang dilaksanakan ICAIOS beberapa waktu lalu. Umumnya film tersebut digarap oleh siswa-siswi SMA,” ucap Muhammad Rian Syah salah seorang panitia.

Pemutaran dan diskusi film yang bertemakan Pencegahan Kekerasan dan Ekstrimisme untuk Generasi Muda itu menampilkan pembicara,  Budayaan Muda Aceh Singkil, Sadri Ondang Jaya.

Dalam paparannya Sadri Ondang Jaya mengatakan, kekerasan dan ekstrimesme muncul di kalangan generasi muda, lebih banyak disebabkan faktor perpecahan yang terjadi dalam rumah tangga dan lingkungan masyarakat yang semberaut.

Dipicuh lagi oleh penanaman pola pikir yang radikal, menghasut, dan memandang dan mempersepsikan sesuatu secara negatif.

“Jika hal itu terus merasuki generasi muda. Apalagi generasi muda itu dalam masa transisi, akan menimbulkan konflik dan kekerasan. Malah, ada yang memilih aktivitas menjadi teroris,” tutur Sadri.

Untuk mengatasinya Sadri menyarankan harus dilakukan melalui pendekatan agama yang kaffah, budaya, dan keteladanan. Terutama penggunaan teknologi informasi dan komunikasi harus lebih selektif dan positif, misalnya pemakaian internet dan media sosial lainnya.

Kegiatan yang dilakukan di Aula SMK Negeri 1 Gunung Meriah, Aceh Singkil dihadiri sebanyak ratusan kalangan remaja dan mahasiswa termasuk beberapa komunitas muda lainnya.

Tujuan pemutaran dan diskusi film pendek itu, kata Muhammad Rian Syah untuk dapat menciptakan generasi muda yang kreatif, inovatif, tercegah dari kekerasan dan ekstrimisme.

“Harapannya, melalui ICAIOS semoga semakin banyak generasi muda yang kreatif, inovatif yang dapat membawa perubahan positif untuk Aceh,” katanya.

Beberapa peserta nampak sangat antusias mengikuti acara. Malah di antara mereka, berharap agar ICAIOS ke depan mau menggelar program-programnya di Aceh Singkil.

“Jika bisa ICAIOS dalam melaksanakan kegiatan lebih fokus pada pengembangan kapasitas diri generasi muda,” harap M Hadi Akbar salah seorang peserta.

Di penghujung acara, ICAIOS mengajak generasi muda Aceh Singkil supaya berpartisipasi dalam festival film yang digelar secara berkala.[]

Wartawan : Sadri Ondang Jaya