Berkedok Ustaz, Pria Sumut Raup Uang Ratusan Juta dari Sumbangan Jamaah

Ilustrasi penangkapan

ACEHTREND.COM, Lhokseumawe– Satreskrim Polres Lhokseumawe menangkap seorang penceramah diduga melakukan penipuan dengan motif minta sumbangan untuk pembelian Alquran yang peruntukan bagi para mualaf, Selasa (10/07/2018) sekira pukul 22.00 WIB.

Penceramah itu berinisial MS (28), dia diketahui sebagai seorang ustadz muallaf warga Jalan Sumante Kelurahan Seulawan, Kecamatan Kisaran Timur, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan melalui Kasat Reskrim AKP Budi Nasuha Waruwu mengatakan, penangkapan MS berawal dari laporan masyarakat yang juga korban penipuan karena ikut memberikan uang melalu Mobile Banking. Modusnya tersangka pura-pura meminta sumbangan pada jamaah dengan alasan membeli Alquran yang nantinya akan diserahkan kepada para muallaf.

“Kuat dugaan, laporan tersebut benar dan bisa dipercaya sehingga anggota kita langsung mengamankan yang bersangkutan dan dia juga aakan ceramah di Islamic Center Kota Lhokseumawe,”ujar Budi Nasuha, Kamis (12/7/2017).

Ketika polisi melakukan pemeriksaan, MS juga mengakui bahwa dia telah menipu banyak orang selama 6 bulan dia sebagai penceramah sambil meminta sumbangan uang dari masjid ke masjid dari berbagai daerah mulai dari Medan, Langsa, Idi Rayeuk hingga Lhokseumawe.

Uang Hasil Sumbangan Digunakan untuk Liburan Hingga ke Singapur

Budi mengungkapka, MS menggunakan uang sumbangan jamaah tersebut bukan untuk membeli Alquran melainkan untuk berlibur ke Bali bersama keluarga dan telah membayar uang liburan ke Singapur lewat travel, selain itu juga uang tersebut digunakan untuk membayar uang muka (DP) mobil kredit dan membeli handphon serta serta digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Kedok si ustadz terbongkar berawal pada Minggu (08/07/2018) pukul 05.00 WIB waktu salat subuh. Tiba-tiba pelapor datang ke MAsjid Al-Azhar Gampong Pusong untuk saalat subuh dan mendengarkan ceramah MS.

Dalam ceramah, MS mengatakan tentang bahayanya pemurtadan dan mengajak seluruh jamaah agar menyumbangkan sedekah pada dirinya untuk keperluan membelu Alquran yang katanya mau disumbangkan kepada para muallaf.

“MS mengarahkan sumbangan diberikan secara langsung atau dikirimkan ke rekeningnya, hingga pelapor memberikan uang sebesar Rp 600.000 yang ditransper melalui mobile Banking,”jelasnya

Namun setelah mengirim uang itu pelapor merasa curiga atas adanya informasi yang menyatakan bahwa uang itu digunakan untuk pribadi, selanjutnya dia melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Lhokseumawe.

Dari MS, polisi berhasil mengamankan barang bukti satu unit mobil Innova warna hitam, satu Unit mobil Avanza warna putih, satu unit Hp merEk Samsung tipe S9, Uang Rp.9.000.000, satu unit kamera merk fuji film, 1 Bundel Blanko untuk para penyumbang, satu lembar ATM BRI dan beberapa buah buku hasil karangan tersangka.

“Saat ini dia berstatus tersangka, bersama barang bukti diamankan di Mapolres Lhokseumawe untuk proses lebih lanjut,” tutupnya. []

Wartawan: Mulyadi Pasee
Editor : Irwan Saputra