Buaya Berkeliaran di Tambak Warga, BKSDA Pasang Perangkap

Perangkap buaya (Foto: aceHtren/Sadri)

ACEHTREND.COM, Singkil-Beberapa hari belakangan ini, buaya sering kali berkeliaran di tambak-tambak warga Kampung Pulosarok, Aceh Singkil.

Menurut laporan penjaga tambak, Nurdin, tambak air payau yang dijaganya sering dimasuki buaya. Diperkirakan ada tiga ekor dengan ukuran berbeda.

Kemudian warga sekitar juga pernah menangkap seekor anak buaya ukuran 1,5 meter menggunakan jaring. Lalu, buaya yang ditangkap tadi, diserahkan warga pada BKSDA setempat.

Aksi hewan predator itu, membuat ternak warga acap hilang. Bahkan, sebagian warga merasa kuatir akan keselamatan jiwa mereka.

Karena itu, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh Singkil, Kamis (12/7/3018) memasang perangkap yang khusus dibuat dari besi di lokasi tambak yang sering didatangi buaya.

Perangkap itu dipasang, kata Kepala BKSDA Resor Konservasi wilayah 18 Aceh Singkil, Sutikno, agar buaya yang berkeliaran bisa ditangkap. Lalu dievakuasi ke tempat lain.

“Jika buaya itu tak ditangkap, ia akan berkeliaran dan ini akan mengancam keselamatan warga,” ujar Sutikno.

Berapa lama pemasangan perangkap, Sutikno belum bisa memastikan. “Kemungkinan dua atau beberapa hari ini. Namun jika buayanya cepat tertangkap, perangkap segera dibongkar dan reftil raksasa itu akan dibawa ke habitatnya,” pungkas Sutikno.

Menurut keterangan warga yang AceHTrend himpun, dalam beberapa tahun belakangan ini, populasi buaya di Aceh Singkil terus bertambah.

Malah, saking banyaknya buaya itu, acap nampak berjemur di tebing-tebing sungai malah tak jarang sering memasuki pemukiman penduduk.[]

Wartawan : Sadri Ondang Jaya