KIP Abdya Resmikan Rumah Pintar Pemilu

ACEHTREND.COM, Blangpidie – Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) meresmikan Rumah Pintar Pemilu sebagai media pendidikan politik bagi masyarakat, Kamis (12/7/2018).

“Rumah Pintar Pemilu ini merupakan program nasional yang ditetapkan oleh KPU dan setiap kabupaten/kota di seluruh Indonesia wajib punya Rumah Pintar Pemilu,” ujar Ketua KIP Abdya, Elfiza.

Elfiza mengatakan, tujuan utama hadirnya Rumah Pintar Pemilu sebagai media atau sarana pendidikan politik bagi pemilih, baik itu pemilih pemula maupun pemilih potensial lainnya.

Keberadaan Rumah Pintar Pemilu diharapkan menjadi bagian dari publikasi dan penyampaian informasi seluas-luasnya kepada masyarakat agar mengetahui apa itu pemilu, mekanisme pemilihan, sistemnya, dan sejarahnya dari masa ke masa. Partai politik juga diharapkan bisa memanfaatkan Rumah Pintar Pemilu tersebut untuk memberikan pemahanan mengenai pemilu secara komprehensif kepada siswa dan melihat langsung bagaimana proses demokrasi itu berlangsung.

“Berhasil atau tidaknya tergantung pada bapak-bapak dari partai politik. Tentunya berhasil atau tidaknya proses pendaftaran caleg itu, tidak hanya bergantung pada pihak kami yang berada di KIP. Tentunya juga dari bapak-bapak di partai politik itu sendiri,” ujar Elfiza.

Selain itu, Elfiza juga membeberkan bahwa keberhasilan pemilu mendatang juga tidak terlepas dari kerja kerasnya Panitia Pemungutan Kecamatan (PPK).

“Anda adalah ujung tombak suksesnya pemilu di tingkat kecamatan. Kita berharap PPK akan selalu meningkatkan kinerja, prestasi, pelayanan, demi terciptanya pemilu yang demokratis dan berkualitas,” paparnya.

Pihaknya mengaku, tahapan demi tahapan pemilu tahun 2019 sudah mulai dilaksanakan. Hal itu dibuktikan dengan dimulainya pelaksanakan verifikasi partai politik yang menetapkan parpol peserta pemilu sebanyak 20 parpol.

“Hari ini juga termasuk ketahapan pendaftaran calon anggota legislatif,” paparnya.

Elfiza menginformasikan, samapai hari ini belum ada partai politik yang mendaftarkan diri atau mendaftarkan calegnya untuk pemilu 2019.

“Kita berharap untuk seluruh partai politik, baik lokal maupun nasional agar segera untuk mendaftarkan diri, saya selaku ketua, tidak menginginkan pendaftaran dilakukan di menit-menit terakhir atau di hari akhir pendaftaran,” katanya.

Dia mengkhawatirkan, jika nantinya syarat yang diperlukan tidak cukup, sehingga kemudian membuat partai politik tersebut gagal untuk mendaftarkan diri dan hal itu akan merugikan partai politik itu sendiri.

“Jadi saya imbau sekali lagi kepada partai politik agar bergegas, jangan menganggap ini sepele, karena kita masih punya waktu memperbaiki apa bila dalam berkas percalonan itu belum lengkap,” imbau Elfiza.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Abdya melalui Staf Ahli Pemerintahan Ir. Muslim Hasan mengapresiasi dan mendukung penuh atas pembentukan Rumah Pintar Pemilu.

“Kami menaruh harapan besar kepada KIP, agar masyarakat Abdya semakin sadar akan pentingnya menggunakan hak pilihnya dengan baik,” katanya.

Muslim juga berharap, pembentukan Rumah Pintar Pemilu tersebut diharapkan dapat meningkatkan partisipasi baik secara kuantitas maupun kualitas dalam seluruh proses pemilu nantinya.

“Pemilihan umum merupakan salah satu pilar demokrasi sebagai wahana perwujudan kedaulatan rakyat guna menghasilkan pemerintahan yang demokratis,” kata Muslim Hasan.[]

Wartawan : Misrian Mizani
Editor : Ihan Nurdin