Home OPINI Tuanku Nan Kacau

Tuanku Nan Kacau

KOLOM CATATAN KHAIRIL MISWAR

“Dunia semakin gila”, demikian terdengar ucapan dari beberapa mulut ketika menyaksikan fenomena aneh, atau minimal dianggap aneh. Tapi, saya pribadi tidak percaya pada statemen ini, sebab pernyataan ini bertentangan dengan fakta-fakta sejarah. Artinya, dalam perjalanan sejarah, dunia tidak pernah gila, tapi penghuni dunialah yang gila. Dengan demikian menuduh dunia...
Saya semakin yakin bahwa kehidupan di zaman android adalah kehidupan yang selalu terkejut-kejut. Zaman ini selalu saja menghadirkan kejutan-kejutan yang tiada henti. Dengan peralatan android, kejutan-kejutan ini terdistribusi dengan cukup merata ke seluruh pelosok negeri. Pendistribusian kejutan-kejutan ini juga terus bergerak cepat dengan dukungan fasilitas internet wifi yang telah...
Pramugari yang mendarat di Aceh harus menggunakan jilbab dan busana muslimah. Kira-kira demikian inti surat dari Bupati Aceh Besar kepada sejumlah maskapai penerbangan dari dan ke Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang. Menurut informasi dari beberapa media, yang menjadi tujuan amaran ini adalah demi tegaknya syariat Islam di...
Belasan waria dari dari beberapa salon di Kabupaten Aceh Utara berhasil diamankan oleh pihak kepolisian. Antaranews.com (29/01/18) dengan mengutip pernyataan Kapolres Aceh Utara menyebut belasan waria tersebut dijaring dari lima salon yang tersebar di Lhoksukon dan Panton Labu. Berhembus kabar bahwa pihak Polres Aceh Utara juga berupaya melakukan pembinaan...
Sejak kemunculannya, Bus Sempati Star telah sukses menoreh sejumlah kehebohan yang menyita perhatian publik. Bahkan, akibat sejumlah kecelakaan yang “tiada henti”, media nasional pun turut nimbrung merawikan hikayat tentang Sempati Star. Akibat beberapa insiden tersebut, akhirnya riwayat-riwayat miring terhadap bus lintas provinsi itu pun bermunculan. Berhembus informasi dari gigi ke...
Tulisan ini sama sekali tidak bermaksud memantik api yang telah mulai padam oleh berlalunya waktu. Tapi hanya sekedar usaha menjaga kewarasan agar kepanikan dan kelatahan tempo lalu tidak lagi terulang. Sadar atau pun tidak, kita telah larut dalam kelatahan dan kepanikan yang sama sekali kurang penting. Kita ingin terlibat...
Pada 6 Novemver 2017 lalu, Laksamana Malahayati resmi ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional. Penganugerahan Gelar Pahlawan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 115/TK/TAHUN 2017 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional. Penetapan ini disambut dengan “gegap gempita” oleh masyarakat Aceh. Betapa tidak, Malahayati adalah perempuan tangguh yang disebut-sebut sebagai laksamana perempuan pertama di...
“Penampilan adalah tipuan paling mujarab.” Kita boleh saja tidak sepakat dengan “tudingan” ini, tapi dalam kenyataan sosiologis, kita senantiasa disuguhkan dengan segudang bukti – yang menguatkan kesimpulan ini. Kita sering kali terkesima dengan penampilan dalam beraneka ragam wujudnya. Dalam kondisi ini, mata menjadi satu-satunya hakim yang mengetuk palu kebenaran....
Sehebat apa pun, se’alim apa pun dan sekharismatik apa pun, teungku juga seorang manusia yang kepadanya dititipkan nafsu oleh Sang Pencipta. Namun berbeda dengan “rekan-rekan” kita dari kalangan hewan – selain nafsu, manusia juga dilengkapi dengan akal budi sebagai garis pemisah antara kita dan “bapak-bapak” berkaki empat. Hamka (1956) dalam...
Dalam bukunya Lembaga Budi, Hamka (1980) menulis: “Orang yang setengah bodoh dan setengah pintar lebih berbahaya dari pada orang yang benar-benar bodoh dan yang benar-benar pintar sebab orang yang bodoh tidaklah sanggup mengatur maksudnya yang jahat dan orang yang pintar dan berpendidikan dihambat oleh pendidikannya buat mengatur kejahatan.” Kalimat ringkas...