Indonesia Inisiator Koalisi Jasa APEC

Acehtrend – Negara-negara yang tergabung dalam Asia Pacific Economic Cooperation (APEC) sepakat untuk membentuk Koalisi Sektor Jasa sebagai sarana dialog, kerja sama dan identifikasi peluang bisnis baru bagi negara anggota.

“Indonesia adalah inisiator pembentukan Koalisi Sektor Jasa tersebut,” kata Direktur Eksekutif Indonesia Services Dialog (ISD) Sinta Sirait dalam siaran persnya, Rabu.
Menurut dia, Ide pembentukan koalisi sektor jasa AFEC ini sudah didengungkan sejak pertemuan anggota-anggota APEC Business Advisory Council (ABAC) Indonesia dengan ISD pada tahun 2013 sila dan Ide ini kemudian dipertegas oleh ABAC Indonesia dan Filipina sebagai tuan rumah APEC 2015.
“Merupakan kebutuhan bagi Indonesia dan negara-negara lain di kawasan Asia Pacific untuk menumbuhkan sektor jasa dan membuatnya lebih efisien dalam rangka meningkatkan daya saing. Hal lain yang tidak kalah pentingnya adalah mengupayakan efisiensi di sektor manufaktur, agrikultur, dan UMKM karena sektor-sektor ini adalah pengguna jasa yang sangat besar,” kata Sinta Sirait  usai menghadiri APEC Structural Reform Ministerial Meeting yang diadakan pada tanggal 7 September 2015 di Pulau Cebu, Filipina.
Menurutnya, sektor jasa memainkan peran yang sangat penting dalam perekonomian Indonesia.
Sinta mengutip data ISD yang menunjukkan bahwa  sektor jasa menggerakkan sekitar 51 persen perekonomian Indonesia dan berkembang dengan cepat. Dalam hal penyediaan lapangan kerja, sektor jasa menciptakan 43 persen dari total lapangan kerja di Indonesia.
“Pekerjaan rumah kita masih banyak, dan berbagai kisah sukses mengenai sektor jasa di dalam Koalisi Sektor Jasa ini sangat penting untuk membantu kita memberikan masukan kepada pemerintah seputar kebijakan sekaligus mengembangkan perdagangan dan investasi,¿ tambah Sinta Sirait.
Ketua ABAC Indonesia Wishnu Wardhana, yang telah mendukung inisiatif ini sejak dua tahun lalu, menyatakan bahwa terbentuknya Koalisi Sektor Jasa Tingkat Asia Pasifik merupakan pencapaian penting dari upaya yang dilakukan sejak Indonesia menjadi tuan rumah APEC di tahun 2013.
“Tidak diragukan lagi bahwa sektor jasa akan menjadi pendorong utama dalam pertumbuhan ekonomi di tahun-tahun mendatang. Kita harus proaktif untuk membangun pendekatan yang kuat dan bersahabat dalam bisnis-bisnis kita, khususnya di sektor jasa,” kata Wishnu Wardhana.
Dari aspek kebijakan, lanjutnya, para pelaku usaha di sektor jasa harus berjalan bersama-sama dengan mitra di ASEAN, APEC, dan seluruh dunia untuk membangun iklim kebijakan yang mendorong pertumbuhan dan daya saing. ¿Indonesia Services Dialogue (ISD) dan Koalisi Sektor Jasa Tingkat Asia Pasifik ini menyediakan ruang untuk mewujudkan hal-hal tersebut, tutup Wishnu Wardhana.
Jane Drake-Brockman, Penasihat dari International Trade Centre (ITC), yang berbasis di Jenewa, Swiss menambahkan koalisi Sektor Jasa Tingkat Asia Pasifik adalah koalisi sektor jasa terbesar di dunia dan diharapkan dapat membantu negara-negara yang tergabung dalam APEC untuk memperkuat agenda-agenda di sektor jasa. (Ant)
KOMENTAR FACEBOOK