Intelijen Inggris Bayar Muslim untuk Jadi Mata-Mata

ACEHTREND.CO – Badan mata-mata Inggris MI5 dilaporkan membayar informan Muslim untuk tugas spionase mengatasi garis keras.

Seperti dikutip the Guardian, sejumlah individu di wilayah Inggris termasuk Manchester dan London dipekerjakan dalam aksi mata-mata itu.

Menurut keterangan sumber, mereka dibayar 2.000 poundsterling oleh pejabat keamanan Inggris untuk bekerja selama enam bulan. Termasuk target sasaran adalah aktivitas di masjid.

Namun begitu, pemberian uang untuk tugas intelijen ini dikhawatirkan akan mengurangi kualitas informasi. Karena mereka yang dipekerjakan hanya fokus terhadap uang.

Masih menurut the Guardian, aksi mata-mata ini telah dikoordinasikan pejabat pemerintahan di divisi antiteror pascatragedi WTC 2001 silam.

“Aksi mata-mata ini didorong oleh badan intelijen yang melibatkan jaringan seluruh negeri untuk menyasar target spesifik. Itu merupakan jumlah uang yang layak,” ujar seorang sumber.

Juru bicara Masjid Timur London Salman Farsi mengatakan, pemberian uang justru memicu seseorang untuk menyampaikan informasi palsu. Ia meminta pemerintah belajar pascatragedi pengeboman 7 juli. Karena uang jutaan dolar yang digelontorkan, pemerintah justru gagal mendapat informasi valid. (Rep)

KOMENTAR FACEBOOK