Ilmuan Luar Negeri Isi Seminar Internasional di Unsyiah

ACEHTREND.CO — Empat orang ilmuan terkemuka dari luar negeri, hari ini, Senin (12/10) akan memberi materi khusus di  Seminar Internasional Kedokteran Hewan (Aceh Veterinary International Seminar (AVIS) 2015).

Seminar ini akan berlangsung di Gedung Academic Activity Center (AAC) Dayan Dawood Darussalam, Banda Aceh. Keempat ilmuan dunia tersebut adalah Prof. Graeme B. Martin BSc (Agric) PhD dari University of Western Australia, Dr. T. P. Sethumadhavan, dari Kerala Veterinary & Animal Sciences University, Kerala, Idia, Dr. Robert Faber dari Terramath, Austria, dan Asfri Wirnaldi Rangkuti, M.Sc. dari ASEAN-FAO Partnership Office, Bangkok, Thailand.

Seminar AVIS 2015 ini juga menghadirkan dua keynote speaker dari Indonesia, yaitu Prof. Dr. Ir. Muladno, MSA, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, serta Prof. drh. Aris Junaidi, Ph.D., Direktur Direktorat Penjaminan Mutu, Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Mahasiswa Kementerian Ristek dan Pendidikan Tinggi.

Seminar yang akan berlangsung dua hari ini akan dibuka secara resmi oleh Rektor Unsyiah, Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M.Eng. Seminar ini mengangkat tema tentang keterjaminan dan keamanan makanan yang berasal dari hewan. Tema detailnya adalah “Food security and food safety: contribution of clean, green and ethical production from healthy Animals”. Topik-topik yang akan didiskusikan dalam seminar ini meliputi keamanan dan ketahanan pangan, pembangunan peternakan berkelanjutan, one health dan penjaminan mutu pendidikan tinggi bidang veteriner.

Seminar ini digelar dalam rangka memperingati Lustrum ke-11 Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala (FKH-Unsyiah) Banda Aceh, di mana FKH telah berusia selama 55 tahun. FKH merupakan fakultas kedua tertua di Unsyiah, setelah Fakultas Ekonomi. Fakultas ini bahkan lebih tua dari Universitas Syiah Kuala.

Dekan FKH, Dr. drh. Muhammad Hambal, mengharapkan agar penyelenggaraan seminar AVIS ini akan dapat melahirkan berbagai ide-ide baru penelitian dalam bidang food security and food safety melalui kolaborasi penelitian tingkat nasional dan internasional dengan melibatkan pihak akademisi, pemerintah dan industri.

“Semoga seminar ini juga bisa menjadi salah satu kontribusi FKH Unsyiah dalam memberikan pencerahan bagi masyarakat tentang food security  dan food safety, terutama saat menghadapi pemberlakuan pasar Masyarakat Ekonomi ASEAN nanti,” ungkap Hambal. [rel]

KOMENTAR FACEBOOK