Tari Seumeuleung Raja Dilarang Tampil?

ACEHTREND.CO, Banda Aceh — Pihak Serumpun Kerajaan Meureuhom Daya Lamno Aceh Jaya melarang tampil Tari seumeuleung raja di acara puncak perayaan 10 tahun MOU Helsingki di arena Taman Ratu Safiatuddin pada Selasa (15/11/2015) malam.

“Pelarangan itu amat disayangkan mengingat tari yang menjadi icon Aceh Jaya dan kebanggaan rakyat Nanggre Daye ini dilarang tampil dengan alasan yang tidak jelas,” tegas Kadis Perhubungan Komunikasi Informatika, Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Jaya.

Tari ini merupakan tari yang diciptakan oleh Sanggar Seni Srikandi Tjut Nyak Daya LAMNO dibawah asuhan ibu Husniati. Tari ini mengisahkan tentang ritual seumeuleung raje daya yang menjadi prosesi tahunan yang digelar pada hari pertama idul adha.

Namun amat disayangkan kini tari yang setahun dicipta tersebut dikecam tampil dan menjadi ajang kepentingan pribadi dan seakan-akan ritual tersebut dan kerajaan milik raja daya pribadi bukan milik rakyat seutuhnya.

Parahnya lagi pihak kerajaan akan melaporkan kasus ini ke pihak yang berwenang jika para pihak dari sanggar tersebut tidak mengindahkannya dengan dasar yang tidak jelas. Demikian menurut Ketua Komisi B DPRK Aceh Jaya M Jamil. []
Nia Hasjal

KOMENTAR FACEBOOK