Ada Lomba Peumanoe Pucoek di Nagan Raya

Jpeg

ACEHTREND.co, NAGANRAYA — Peumano pucôek merupakan tradisi peusijuek untuk pengantin dan acara sunat rasul. Bagi masyarakat pantai barat selatan tradisi ini sudah tidak asing lagi. Peumano Pucôek (siraman atau mandi kembang) di provinsi Aceh nyaris punah akibat minimnya pengetahuan karena banyak generasi muda tidak belajar tentang tradisi ini.

Saat ini tradisi manô pucôek ini sudah di diperlombakan, seperti yang di lakukan oleh Majelis Adat Aceh (MAA) Kabupaten Nagan Raya, Senin (16/11/2015) lalu .

“Lomba ini bertujuan untuk memperkenalkan kepada generasi muda tentang adat istiadat khas Nagan Raya dengan harapan adat dan budaya ini tidak hilang seiring perkembangan zaman,” kata Ketua Majelis Adat Aceh (MAA) Kabupaten Nagan Raya Teuku Cut Adek,BA.

Lomba yang di laksanakan selama satu hari penuh tersebut diikuti 10 group dari 10 kecamatan yang ada di Nagan Raya tersebut berlangsung di Gedung Balee Duek Pakat, Jeuram, Kecamatan Seunagan. Lomba di buka oleh Hasan, SE staf ahli Bupati mewakili Bupati Nagan Raya.[]

Fauzi Cut Syam

KOMENTAR FACEBOOK