Ini Sosok Pembongkar Politisi Pencatut Nama Jokowi, Setya Novanto

Marsda (Purn) Ma’roef Sjamsoeddin yang kini menjadi Presiden Direktur PT Freeport Indonesia menjadi bahan pergunjingan. Ia disebut-sebut sebagai orang yang berperan membongkar sosok politisi yang mencatut nama Jokowi kepada Freeport.

Dalam suara rengkaman yang beredar Ma’roef Sjamsoeddin (MS) terlibat pembicaraan dengan SN (Setya Novanto), dan pengusaha berinisial R. Tampak jelas dalam rekaman itu, Setya Novanto minta saham ke Freeport. Kasus SN pun kini bergulir. Keberanian Ma’roef Sjamsoeddin boleh jadi akan akan dikenang seumur hidup.

Alumni AAU 1980 yang juga adik kandung Letjen Sjafrie Sjamsoeddin (Akmil 1974) sangat berpengalaman di bidang intelijen. Tepatnya sejak tahun 2004 hingga pensiun tahun 2014 ia terlibat dalam dunia intelijen.

Keberhasilannya menjabat posisi tinggi tak lepas dari perannya Wakil Direktur BIN yang ikut meredam unjuk rasa karyawan di sekitar Freeport tahun 2013. Saat itulah ia berkenalan dengan para bos PT Freeport.

Perwira bintang dua yang memperoleh Master of Business Administration dari Jakarta Institute Management Studies langsung ditawari menjadi Presdir Freeport Indonesia oleh Chairman of Board Freepor-McMoRan, James Robert Moffett (Jim Bob). Siapa sosok ganteng bernama Ma’roef Sjamsoeddin itu. Berikut jejak kariernya.

JEJAK KARIER MARSDA (PURN) MA’ROEF SJAMSOEDDIN

Lahir di Makassar, SMA di Jakarta
Alumni AAU 1980: (satu angkatan 40 orang)
1989: Termasuk 15 perwira yang pernah ditugaskan ke Irak, masa perang Iran-Irak.
1992-1995: Asisten Atase Pertahanan Republik Indonesia untuk wilayah Amerika Selatan, yang berkedudukan di Brasil
1996-2000: Letkol Ma’roef Sjamsoeddin, Komandan Skadron 465 Paskhasau
2000-2003: Kembali lagi ke Brasil sebagai Atase Pertahanan, pangkat menjadi kolonel
2004: Kembali ke Indonesia sebagai perwira menengah di BIN.
30 Januari 2007: Promosi sebagai Direktur Kontra Separatisme Deputi III BIN. Pangkat naik menjadi Marsekal Pertama atau bintang satu.
1 Maret 2010: Marsma TNI Maroef Syamsudin MBA dimutasi dari Direktur Kontra Separatisme Deputi III BIN menjadi Sahli Bid Hankam BIN.
26 Juli 2010: Naik pangkat dari Marsma menjadi Marsekal Muda (Marsda) dengan jabatan Staf Ahli Bidang Hankam BIN.
23 Desember 2011: Marsda TNI Ma’roef Sjamsoeddin memperoleh jabatan strategis sebagai Wakil Kepala BIN. Ia menggantikan Dr As’ad Said Ali (NU). Saat menjabat Waka BIN kepala binnya adalah Letjen (purn) Marciano Norman
2014: pensiun dengan jabatan terakhir Waka BIN.
27 Januari 2015: Maroef Sjamsoeddin Ditunjuk PT Freeport Indonesia sebagai Presiden Direktur perusahaan. Maroef menggantikan Rozik B Soetjipto, yang akan memasuki masa pensiun.

SUMBER

KOMENTAR FACEBOOK