Minim, Perhatian Pemkab Aceh Jaya Terhadap Rest Area Geurutee

ACEHTREND.CO, Lamno — Masih minimnya kepedulian Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya dalam mengelola dan mengembangkan potensi wisata di daerah tersebut sangat jelas terlihat mulai dari kurangnya fasilitas pendukung yang ada seperti halnya toilet, tempat parkir dan kebutuhan dasar lainnya.

“Masalah tata ruang pariwisata masih amburadur. Pembinaan juga masih kurang terhadap pelaku usah dalam memajukan sektor pariwisata. Harusnya sektor pariwisata bisa menjadi sumber PAD (Pendapatan Asli Daerah) di daerah tersebut,” ujar Muhammmad Hidayat, seorang tokoh muda di Aceh Jaya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, dilihat dari sektor geografis daerah ini dikelilingi oleh garis pantai yang sangan panjang dan indah. Belum lagi objek objek wisata lain disejumlah kecamatan di Aceh Jaya dari Lamno sampai ke Pasie Raya.

Menurut Hidayat, Rest area puncak geurutee jadi contoh. Dari sejak Aceh Jaya terbentuk 13 tahun silam tidak ada sama sekali bangunan pendukung terdapat disana, Untuk buang air saja pengunjung harus rela menaruhkan nyawanya naik ke atas toilet layang diatas jurang dengan tiang seadanya dan berdinding tenda biru atau lebih buruk spanduk sisa kampanye caleg tahun lalu. Belum lagi masalah sampah yang ada dalam jurang yang terkesan jorok karena tidak adanya truck sampah yang melayani puncak geurutee. Kalau menelisik ke belakang sebelum tsunami 2014 dan konflik geurutee sangat indah dengan fasilitas yang ada.

“Kami berharap agar Pemerintah Aceh Jaya terbuka mata untuk melihat aset nya yang terabaikan,” pintanya.

Nia Hasjal

KOMENTAR FACEBOOK