Anggota Dewan Menyesalkan Terjadi “Kelaparan” dan Ini Jawaban Direktur BLU RSUD Nagan Raya

ACEHTREND.CO, Nagan Raya — Informasi tentang kelaparan yang terjadi di rumah Rumah Sakit Umum Nagan Raya menimbulkan berbagai macam reaksi dari masyarakat Nagan.

Salah satu dari Ketua Komisi D DPRK Nagan Sugianto. Menurutnya kejadian ini seharusnya tidak perlu terjadi karena anggaran untuk pelayanan di rumah sakit tersebut sudah sangat banyak dikucurkan, dan rumah sakit harus melaksanakan pelayanan yang maksimal.

” Saya sudah berbicara dengan pak Agus direktur rumah sakit,m. Dewan memberi waktu sampai senin supaya masalah ini terselesaikan. Kita memaklumi juga bahwa pada saat ini rumah sakit masih dalam proses transisi kepemimpinan,” ujar Sugianto kepada acehtrend melalui sambungan seluler.

Terjadinya persoalan yang terbengkalai pelayanan makanan untuk pasien ini mulai merebak sejak Senin yang lalu di mana pasien tidak mendapat jatah makanan tepat waktu.

Menurut keluarga pasien yang di wawancarai oleh acehtrend mengatakan pemberian makanan pada hari Senin cuma dilakukan sekali yaitu pada siang hari, sedang Selasa pasien harus membeli di warung depan rumah sakit, pada hari Rabu hanya sekali sore hari, pada hari Kamis sampai malam juga tertunda, air bersih juga tidak ada sehingga untuk mandi dan sebagainya juga sangat merepotkan.

“Tapi alhamdulillah, pada hari jum’at ini pelayanan sudah normal kembali termasuk air bersih,” ujar  Arsyad salah seorang pasien di ruang penyakit dalam.

Direktur BLU RSUD Nagan Raya, Agus Syahputra saat di minta tanggapan hari ini Jum’at (27/11/2015) selesai mengadakan rapat dengan seluruh manajemen rumah sakit di ruang rapat rumah sakit tersebut kepada acehtrend mengatakan, jatah makanan untuk pasien rawat inap itu tertunda diberikan karena berkurangnya bahan makanan dan petugas bagian masak tidak dapat datang tepat waktu dengan dengan alasan tidak ada uang transportasi menuju rumah sakit dan juga uang gaji yang belum diterima.

Lebih lanjut Agus Saputra mengatakan persoalan belum terbayarnya gaji petugas masak disebabkan sisa utang lama yang semasa direktur lama yaitu dr Hasbi Quraisy untuk belanja bahan makanan, belum tuntas dibayar. Dan saat ini dokumen utang tersebut sedang diperiksa oleh inspektorat Nagan Raya.

“Kami sedang menunggu selesai pemeriksaan dokumen utang oleh Inspektorat Nagan Raya untuk memastikan persoalan utang piutangnya sesuai atau tidak, apabila sudah selesai maka kami akan langsung bayar, tapi untuk pelayanan sejak hari ini (Jum’at) sudah kembali normal seperti biasanya,” imbuh Agus Syahputra.

Bukan hanya soal jatah makanan dan air bersih, pasien juga masih mengeluhkan ketersediaan obat – obatan di rumah sakit tersebut. Menurut keluarga pasien yang berhasil ditemui oleh acehtrend mengatakan mereka harus beli sendiri ke apotik oleh keluarga pasien, dengan alasan tidak ada obat di rumah sakit.

“Kami kadang-kadang harus ke apotik yang ada di Meulaboh untuk menembus resep obat,” ujar Edi salah seorang keluarga pasien.

Fauzi Cut Syam

Keterangan foto:
dr. Agus Saputra direktur BLU RSUD Nagan Raya

KOMENTAR FACEBOOK