Abu Tumin Bicara Aceh

ACEHTREND.CO, Banda Aceh —-Tgk. H. Muhammad Amin bin Tgk. Mahmudsyah (84) yang akrab disapa Abu Tumin di sela-sela menghadiri Raker Inshafuddin menyempatkan berdialog seputar Aceh.

Dialog yang berlangsung santai dan ringan di Banda Aceh itu menyertakan Sulaiman Abda, Bustami Usman, dan juga Abi Daud, Ketua Inshafuddin. Abu Tumin ditemani Tgk Aceh (Muhammad Zulfikar) dari Dayah Al Madina tuddiniyah, Babussalam.

Menurut salah seorang murid Abuya Syeikh Muda Waly Al Khalidy yang kini memimpin Dayah Al Madina tuddiniyah, Babussalam Blang Bladeh, Bireuen itu, cita-cita Aceh saat ini masih sama dengan cita-cita Aceh di masa lalu.

Hanya saja, menurut Abu Tumin, masih banyak yang masih harus dioptimalkan lagi. Salah satu yang menjadi perhatian Abu Tumin adalah soal pelabuhan di Aceh. Menurut Abu Tumin, dengan adanya dukungan pelabuhan akan sangat membantu usaha-usaha rakyat.

“Nyoe na pelabuhan akan mendukung lapangan kerja rakyat. Bek sampe ata Aceh tapi nama Medan,” kata Abu dihadapan Sulaiman Abda dan Bustami Usman.

Abu Tumin juga mengingatkan pentingnya kontrol dan pengawasan pembangunan.

“Bek sampe kaleuh geujok but peuget jalan hana yang awasi. Pembangunan jalan penting. Bek sampe boh pisang saboh mu watee troh u pasai tinggai keu po jih boh tuntun, bermakna habeh keu ongkoh seubeub hana jalan,” ujar Abu Tumin. []

_IMG_000000_000000

KOMENTAR FACEBOOK