Ini Dia Tujuh Sikap KALAB Terkait Laporan Koordinator Jokowi Center Aceh

ACEHTREND.CO, Meulaboh — Sejumlah kalangan dan organisasi masyarakat sipil yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Sipil Aceh Barat Pro Demokrasi (KALAB), Sabtu (28/11/2015) menyatakan sikap terkait laporan Koordinator Jokowi Center Aceh, Teuku Neta Firdaus.

Sebagaimana diwartakan media, Koordinator Jokowi Center Aceh, Teuku Neta Firdaus, Kamis (26/11), melaporkan dua warga Aceh Barat ke polisi atas dugaan tindak pidana penistaan dan penyebar kebencian terhadap Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.

Berikut tujuh sikap yang disampaikan oleh KALAB:

1. Selamatkan Demokrasi di Aceh khususnya Aceh Barat, lawan pembungkaman-pembungkaman demokrasi di dalam masyarakat
2. Negara harus melakukan langkah-langkah untuk menjamin pemenuhan hak kebebasan berpendapat dan berekpresi sekaligus memberikan perlindungan hukum terhadap masyarakat
3. Mengecam sikap Koordinator Jokowi Center Aceh (Teuku Neta Firdaus) yang sangat tendensius mempolisikan 2 (dua) warga Aceh Barat
4. Tindakan Koordinator Jokowi Center Aceh (Teuku Neta Firdaus) merupakan bentuk pembungkaman demokrasi dan pengangkangan Hak Asasi manusia
5. Menolak prilaku kriminalisasi atas nama Jokowi Center Aceh pada setiap warga negara, yang menjadikan hukum sebagai alat kekuasaan
6. Mendesak agar dibubarkannya Jokowi Center Aceh, karena disinyalir cenderung dijadikan sebagai alat intimidasi warga negara
7. Meminta aparat penegak hukum untuk bersikap adil dan profesional dalam menindaklanjuti persoalan ini.

Demikian, suara dan sikap elemen sipil masyarakat Aceh Barat, sebagai wakil suara dan pernyataan sikap masyarakat Aceh Barat. []

Sudirman Z

KOMENTAR FACEBOOK