Baru Tahu, Bendera Aceh Juga Pernah Berkibar di Padang Arafah

Bendera Aceh Berkibar di Padang Arafah

Fenomena Pengibaran bendera bintang bulan atau bendera Aceh tampaknya mulai marak dilakukan di sejumlah tempat, setelah berita terbaru mengenai pengibaran di bawah laut Sabang oleh Safrina Dewi (26), asal Banda Masen, Kota Lhokseumawe, polemik mengenai boleh atau tidak mengibarkan bendera semakin menarik untuk di simak.

Ada yang menarik yang mungkin  sampai saat ini publik di Aceh maupun Indonesia tidak ketahui yaitu pengibaran bendera Aceh di padang Arafah Mekkah Arab Saudi pada saat wukuf berlangsung.

Berkibarnya bendera tersebut terjadi pada hari Rabu, (23/9/2015) atau 9 Dzulhijjah 1436 H, cukup mengagetkan hampir seluruh jamaah haji terutama kloter 3 asal embarkasi Banda Aceh.

Informasi yang diterima acehtrend dari sumber yang tidak mau di sebut namanya menyebutkan bendera sudah berkibar sejak malam dan sampai wukuf selesai tetap tidak diturunkan, para jamaah juga tidak melihat siapa yang mengibarkan.

Sementara itu salah seorang anggota DPRK Nagan Raya yang juga menjadi jamaah haji kloter 3 asal Nagan Raya H.Syamsul Bahri Syam kepada acehtrend, Kamis (3/12/2015) di Banda Aceh membenarkan kejadian tersebut dan pihak keamanan dan panitia juga sempat meminta keterangan darinya.

“Saya sebagai ketua rombongan (KAROM) 5 kabupaten Nagan Raya sempat dididatangi oleh beberapa orang yang mengaku dari pihak panitia dan keamanan Indonesia menanyakan tentang bendera tersebut. Dan saya menjawab bahwa saya tidak tahu kapan, siapa, dan bagaimana bendera tersebut berkibar,” ujar Syamsul Bahri Syam yang juga Ketua Fraksi Partai Aceh DPRK Nagan Raya.

Berkibarnya bendera Aceh Bintang Bulan tersebut menurut informasi sumber acehtrend juga dilihat oleh anggota DPD RI Sudirman alias haji Uma, yang pada saat itu juga menunaikan ibadah haji di tanah suci Mekkah. Sampai berita ini di turunkan belum ada pihak yang mengaku bertanggungjawab atas pengibaran bendera tersebut. [at-02]

KOMENTAR FACEBOOK