Gubernur Himbau Masyarakat Tingkatkan Pengetahuan Kebencanaan.

ACEHTREND.CO, Banda Aceh — Dalam rangka menyambut peringatan 11 tahun bencana tsunami, Gubernur Aceh, dr. Zaini Abdullah kembali menghimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan pengetahuan tentang kebencanaan mengingat lokasi Aceh yang rawan terhadap bencana alam.

Hal tersebut oleh Gubernur Aceh dalam kata sambutannya yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Aceh, Drs. Dermawan, MM saat membuka Lomba Perahu Naga dalam Rangka Hari Nusantara ke-15 Tahun 2015 dan HUT Kodam Iskandar Muda ke-59 di Krueng Aceh, Banda Aceh, Selasa (8/12).

Perlombaan tersebut juga merupakan sebagian acara dalam rangka mengenang kembali peristiwa tsunami yang melanda Aceh 11 tahun lalu, disamping perlombaan olahraga lainnya, yaitu marathon 10 Km yang berlangsung pada Minggu lalu.

Menurut Gubernur Aceh, salah satunya tujuan perlombaan perahu naga ini adalah agar kita tidak melupakan bencana dahsyat tsunami yang melanda Aceh. “Dengan mengenang peristiwa itu, diharapkan kita semakin termotivasi untuk bangkit dari kehancuran dan terus meningkatkan pengetahuan tentang masalah kebencanaan,” katanya.

“Kalau kita mengingat kembali memori 11 tahun silam, kawasan sungai ini termasuk yang rusak berat dihantam gelombang tsunami.  Bahkan ribuan saudara kita yang ditemukan syahid di sungai ini,” ujar Gubernur.

Gubernur mengingatkan bahwa banyak wilayah di Indonesia, termasuk Aceh, tergolong daerah yang rawan bencana, namun masyarakat tidak perlu kuatir apalagi merasa terancam dengan situasi ini.

“Allah SWT telah memberi kita pengetahuan dan kecerdasan untuk bisa menanggulangi bencana itu, asal kita punya pengetahuan yang memadai tentang masalah kebencanaan,” jelas Gubernur.

Perlombaan Perahu Naga ini juga menurut Gubernur, selain merangsang masyarakat rajin berolahraga dan melestarikan budaya lokal, juga untuk mendorong agar masyarakat Aceh peduli dan mau meningkatkan pengetahuannya dalam bidang kebencanaan dan program mitigasi bencana.

Melalui perlombaan tersebut, Gubernur juga mengajak masyarakat untuk lebih  meningkatkan solidaritas agar kita dapat membangun Aceh dari segala ketertinggalannya.

“Dengan semangat persaudaraan yang kuat, kita akan lebih mudah mewujudkan cita-cita bersama, yaitu membangun Aceh yang damai dan sejahtera, dengan masyarakatnya yang cerdas dan peduli dengan lingkungan,” pungkas Gubernur.

Perlombaan yang berlansung selama satu hari (Selasa, 8/12) tersebut diikuti oleh beberapa peserta dari seluruh Aceh, antaranya: pasukan Kampung Jawa/KODIM 0101, Universitas Serambi Mekkah, RINDAM IM, Dinas Olahraga dan Kepemudaan Aceh, Yon Armed IM, Kampung Lampulo, Raider IM, Paldam IM, Kabupaten Aceh Timur, Yon Zipur IM, Yon Kaf IM, Yayasan Getsempena Aceh, Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM) Ladong, Bekangdam IM, Dinas Perhubungan IM, Zidam, dan Kampung Ulee Kareng.

Turut hadir dalam pembukaan acara perlombaan tersebut, Panglima Kodam Iskandar Muda (Pangdam IM) Mayjen TNI Agus Kriswanto, Asisten II, Keistimewaan, Pembangunan dan Ekonomi Setda Aceh, Azhari Hasan, Kepala Dinas Olahraga dan Kepemudaan, Dr. Iskandar Zulkarnaen, serta beberapa kepala SKPA lainnya. []

KOMENTAR FACEBOOK