Aryos Nivada Tantang Polisi Lakukan Penegakan Hukum Terhadap Din Minimi

ACEHTREND.CO, Aceh —- Pengamat politik dan keamanan Aceh, Aryos Nivada menantang pihak kepolisian Aceh untuk melakukan penegakan hukum terhadap Dini Minimi berserta kelompoknya.

Menurut penulis buku Wajah Politik dan Keamanan Aceh itu turun gunungnya Din Minimi, bukan berarti lepas dari jeratan hukum. “Polda Aceh harus berani memproses segala tindakan kriminalitas Din Minimi,” tegas Aryos.

Peneliti di Jaringan Survey Inisiatif itu, penegakan hukum terhadap Din Minimi dan kelompoknya menjadi pertaruhan serius dari institusi penegak hukum.

“Jangan sampai rakyat semakin apatis dan tidak percaya lagi, jadi kasus Din Minimi di peti es kan,” sarannya.

Aryos meminta semua pihak untuk tidak mengintervensi pihak kepolisian untuk penegakan hukum terhadap kasus-kasus yang dilakukan oleh Din Minimi. “Institusi mana pun atau pihak mana pun, tidak boleh mengintervensi pihak kepolisian. Penegakan hukum adalah otoritas kepolisian bukan institusi lainnya, ” kata Aryos Nivada.

Untuk itu, Aryos mendesak agar pihak kepolisian mesti tegas dan berani bersikap dalam menuntaskan siapa dibalik yang mendesain Din Minimi.

“Ini menjadi penting dan harus dilakukan agar tidak terkesan kepolisian sebagai sebuah institusi mudah disetir oleh institusi lainnya dalam proses hukum terhadap Din Minimi,” kata Aryos.

Disisi lain, Aryos meminta agar aparat penegak hukum di Aceh mengantisipasi kemunculan sel-sel dari Din Minimi yang nantinya mengulangi hal serupa, sehingga hanya berganti pemain tapi tapi jalannya ceritanya sama yaitu mengganggu stabilitas keamanan di Aceh.

Jangan Bawa ke Jakarta
Satu hal terpenting menurut Aryos,  jangan sampai proses penegakan hukum terhadap Din Minimi Cs di bawa ke Jakarta.

“Karena akan mudah di rekayasa ataupun publik Aceh akan menilai keberadaan mereka sebagai rekayasa. Tetap harus dilakukan di Aceh bukan di Jakarta, ” tegas Aryos.

Seingatnya, selalu kasus-kasus yang besar apalagi yang ada unsur muatan politiknya kerap diselesaikan di Jakarta. “Memangnya Polda Aceh disini tidak sanggup apa,” tanya Aryos.

Aryos juga mengingatkan agar proses penyelesainnya dilakukan secara terbuka agar publik mengetahui siapa sesungguhnya Din Minimi itu.

Aryos menyarankan agar jangan lagi ada pihak-pihak atau instititusi mana pun yang menggangu Aceh untuk kepentingan tertentu dengan membuat kelompok-kelompok bersenjata di Aceh.

“Biarkan masyarakat Aceh menikmati perdamaian ini, tanpa harus dibuat ketakutan psikologi. Apalagi terkena dampak kekerasan fisik dari pelaku kelompok bersenjata yang dibuat tersebut,” pungkas Aryos. []

 

KOMENTAR FACEBOOK