Ketua IPHI Aceh Ajak Anggota IPHI Jadi Duta Perbaikan Akhlak

ACEHTREND.CO, Meulaboh — Ketua Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Aceh, Sulaiman Abda mengajak anggota dan pengurus IPHI diseluruh kabupaten/kota di Aceh untuk menjadi Duta Perbaikan Akhlak.

“Saya mengajak semuanya untuk menjadi Duta Perbaikan Akhlak.”

Pernyataan itu disampaikan Sulaiman Abda pada kegiatan Musyawarah Daerah IPHI Aceh Barat yang berlangsung, Rabu (30/12/2015) pagi di ruang Setdakab Aceh Barat.

Ajakan itu, menurut Sulaiman Abda guna mengantisipasi krisis akhlak yang terjadi hampir di semua kalangan, tidak terkecuali di bidang politik.

Sulaiman Abda memandang bahwa haji bukan gelar sosial apalagi untuk kepentingan meraih jabatan politik. Mereka yang sudah berhaji bukan sekedar karena alasan kemampuan, melainkan juga karena anugerah Allah SWT. Oleh karena itu, menurut Wakil Ketua DPR Aceh itu, sudah seharusnya semua yang sudah menunaikan haji dapat menjadi Duta Perbaikan Akhlak.

“Perbaikan akhlak adalah misi utama Nabi melalui Islam, dan karena itu misi ini wajib dilanjutkan,” tegas Sulaiman Abda.

Sulaiman Abda menjelaskan saat ini krisis akhlak terjadi di mana-mana khususnya dikehidupan politik. Politik nyaris menjadi “agama” sendiri yang tidak ada lagi akhlak, dan tidak ada lagi halal haram. Semua jalan ditempuh dan dilakukan hanya untuk kepentingan kekuasaan dengan mengabaikan akhlak.

“Kondisi ketiadaaan akhlak tidak boleh dibiarkan, apalagi di Aceh. Aceh adalah negeri yang beradat, beradab dan bersyariat, dan indikator dasarnya adalah akhlak. Tanpa akhlak hancur negeri ini,” jelas Sulaiman Abda.

Pilih Pemimpin Berakhlak
Pada kesempatan yang sama Sulaiman Abda juga mengajak rakyat untuk memilih calon pemimpin yang berakhlak. “Pilkada 2017 sudah dekat. Saya himbau agar semua rakyat memilih pemimpin yang berakhlak. Tanpa pilih sembarangan apalagi hanya karena faktor uang maka Aceh akan hancur,” katanya.

Musda IPHI Aceh Barat V dihadiri sekitar 40 peserta. Turut hadir dalam pembukaan, Bupati Aceh Barat, yang akrab disapa Haji Tito, Ketua DPR Kabupaten Aceh Barat, Rektor UTU, Kapolres, Kejari, Kodim, Kepala Dinas dan Kepala Badan, Ketua MPU dan Ketua MPD, para camat. Kolonel Cut Agam, pejuang ABAS juga tampak hadir.

Menurut Munir Basyir, mantan Ketua IPHI Aceh Barat, terhitung sejak tahun 2000 jumlah haji dan hajjah dari Aceh Barat sebanyak 2.794 orang. Sementara jumlah calhaj Aceh Barat yang antri untuk menunaikan haji berjumlah tiga ribu lebih.[]

KOMENTAR FACEBOOK