Kisah Risti “KDI”: Takut dengan Om yang Minta Pin BB (1)

PENGANTAR
Siapa yang tak kenal dengan Risti KDI. Tahun 2015 lalu, Risti mengikuti sebuah ajang pencarian bakat KDI (Kontes Dangdut Indonesia) MNCTV melalui Golden Ticket di acara DMD show. Gadis berhijab ini  sungguh anggun dan terlihat mantap dengan hijabnya. Dengan rasa percaya diri Risti berhasil mengharumkan nama daerahnya, Kabupaten Kapuas dan berhasil menjadi 5 besar di KDI.

Ia pun telah mengeluarkan single pertamanya Dua Bahtera yang diciptakan musisi ternama Den Fajar. Lagu nya sudah terdengar di seluruh radio Indonesia dan berhasil menjadi nominasi di Anugerah Dangdut Indonesia (ADI) sebagai Penyanyi Dangdut Original Terbaik ADI 2015. Pada malam itu yang menjadi pemenang adalah  Iyeth Bustami.

Sebagai penyanyi yang baru ia terbilang sukses karena disejajarkan dengan penyanyi senior dan menjadi nominasi sungguh hal yang luar biasa.

Oh ya, Risti pernah memposting vidio nya bahwa akan membuka hijab karena sepi job dan itu sempat menghebohkan citizen. Tetapi syukurlah itu tidak terjadi karena bagaimanapun ia tetap akan menggunakan hijabnya dan dia bersyukur dan percaya rejeki itu datangnya dari Allah.

Harus diakui, sekarang ini banyak penyanyi yang tampil sexy dan mengandalkan goyang aduhai. Tetapi Risti sangat yakin bahwa ia bisa lebih maju dan tampil terbaik dengan hijabnya. Risti juga sangat terkesan dengan Aceh yang memiliki peraturan syari’at yang mewajibkan wanita untuk berjilbab dan ia berharap bisa berkunjung ke Aceh.

Saat di tanya Ria Rosja dari aceHTrend tentang perjalanan sukses seorang Risti KDI ia dengan senang hati untuk berbagi pengalamannya. Berikut adalah pengalaman Risti KDI dari awal karier hingga saat ini. Kisah ini diturunkan sebagai wujud keinginan saling berbagi pengalaman bagi penyanyi di Aceh yang mungkin berminat mengikuti jejak Risti di berbagai ajang pencarian bakat di bidang bernyanyi. Kita mulai yaaaWb.

Episode 1: Om Awut-Awutan Itu 

Assalamualaikum Wr. Wb.

Perkenalkan, nama saya Ristiani, dan biasa dipanggil Risti Idris.

Risti lahir di Kapuas (Kalimantan Tengah), 18 September 1996, dan saya anak kedua dari tiga bersaudara. Risti dibesarkan di tengah keluarga muslim yang sederhana. Ayah Risti bernama  Idris, pegawai negeri di lapas  Kabupaten Kapuas, dan ibu saya bernama Rosita, ibu rumah tangga. Risti juga masih kuliah di STIH Banjarmasin, Fakultas Hukum. Risti sejak kecil sudah hobi nyanyi, dan sejak kecil pula Risti sudah bercita-cita jadi penyanyi yang professional dan sejak kecil juga Risti sudah berhijab.

Risti akan menceritakan kisah perjalanan Risti yang Insya Allah bisa untuk motivasi semua pembaca di seluruh tanah air, khususnya saudara seagama Risti di Aceh untuk meraih cita cita yang kita impikan, tentu saja dengan tetap mohon petunjuk Allah dan juga lindunganNya. Amin.

Inilah kisahnya! Mungkin banyak yang belum tau bagaimana perjalanan karier Risti. Semuanya diawali dengan pertemuan yang tak disengaja dengan seseorang yang sangat berjasa. Pada saat itu ada acara di Marabahan acara Pilkada. Di situ Risti sebagai penyanyi lokal atau pendamping  artis dangdut dari  Jakarta yaitu mama Kristina diva dangdut atau lebih dikenal Kristina Dangdut (KD) si pelantun lagu jatuh bangun. Sebelum acara puncak dimulai Risti bernyanyi seperti biasa mengumpulkan massa, karena begitulah kurang lebih tugas dari seorang penyanyi pendamping.

Rupanya di sudut panggung ada seseorang berambut panjang cenderung awut-awutan hehehe, memperhatikan Risti sambil sesekali Om itu mondar mandir depan panggung ngecek sana ngecek sini. Risti pikir itu adalah salah satu panitia acara tersebut. Tak lama kemudian Om itu ngasih mic ke Risti seraya berkata: “Coba mic ini untuk  nyanyi kamu,” katanya begitu. Micnya bagus, jadi nyanyi apapun jadi enak. Setelah selesai bernyanyi, Mama Kristina pun datang sambil di kawal Om itu. Setelah Risti cari tahu ternyata Om itu team management dari Mama Kristina.

Dari arah panggung terdengar hingar bingar suara penonton menyambut Mama Kristina melantunkan suara merdunya beberapa lagu. Risti duduk terdiam dibelakang sambil melamun kapan Risti bisa seperti itu ya? Risti sempat minta foto bersama Mama Kristina, dan selanjutnya memandangi fotoku bersama artis idolaku. Dan, Risti agak terkejut waktu Om itu minta nomor telp dan nomor pin BB. Jujur agak takut aja Risti ngasih no telp mungkin karena lihat penampilan Om itu. Akhirnya disitu juga Om itu memperkenalkan diri, namanya Om Fajar.

Selesai acara Risti pulang ke Kapuas dan masih terus melamun, melamunkan kalau jadi penyanyi terkenal seperti apa ya??? Dua tahun berikutnya aktifitasku sebagai artis daerah dari panggung ke panggung pun aku jalani dengan suka dan duka.

Rupanya, pada suatu hari Om Fajar ping bb Risti nanya perkembangan risti. Risti jawab masih nyanyi dari panggung ke panggung. Begitu terkejut Risti waktu Om Fajar nawarin….

Ada apa dengan tawaran yang di berikan om Fajar. Kita tunggu kisah selanjutnya di episode berikutnya.

bersambung…..

KOMENTAR FACEBOOK