Ini Alasan Mengapa Tidak Boleh Sebarkan Foto Korban Bom

ACEHTREND.CO, Banda Aceh | Bom yang meledak di Jakarta, tepatnya di depan gedung Sarinah, Kamis (14/1/2016) dikabarkan menimbulkan korban. Informasi insiden bom itu mengalir cepat khususnya melalui media sosial. Video dan foto yang menggambarkan suasana dan korbanpun sampai ke para netizens, khususnya Aceh. Bagaimana tanggapan netizens Aceh?

Hampir semua netizen Aceh menyampaikan ungkapan duka cita merespon kejadian yang kini masih terus disikapi oleh pihak keamanan. Mereka berharap agar para korban yang masih selamat segera dapat ditanggani dengan cepat, dan kepada korban meninggal di doakan agar diterima di sisiNya, dan keluarga yang ditinggalkan dapat tabah. Para netizen Aceh juga berharap pihak keamanan dapat segera memulihkan suasana, dan menangkap para pelakunya. Namun, terkait penyebaran foto-foto korban bom, beberapa netizen menyampaikan keberatannya.

Silfana Amalia Nasri adalah salah satu yang keberatan bila foto-foto korban bom disebarkan. Ia menulis di facebooknya pesan berikut: “Mohon untuk tidak membagikan berita yang tidak jelas sumbernya, dan menampilkan foto korban pemboman jakarta dalam bentuk apapun, mau di jadiin DP, di share ke akun sosmed, dll. Pokoknya JANGAN!”

Menurutnya, bukan semata karena tidak etis. “Salah satu tujuan dari terrorism adalah mencelakakan sebagian orang untuk menakut-nakuti lebih banyak orang. Dengan nge-share berita gak jelas dan foto-foto korban, artinya kita telah membantu para terroris untuk menyebarkan ketakutan di kalangan masyarakat,” tulisnya.

Selain itu, menurutnya, buat para pelaku terrorisme, hal tersebut akan menjadi materi viral yang dapat dijadikan patokan kesuksesan aksi mereka. “Jadi, sebagai pengguna media sosial yang smart, mohon untuk dipahami dan tidak latah ikut-ikutan nge-share foto-foto korban maupun hal-hal lain yang berpotensi untuk menyebarkan ketakutan di kalangan masyarakat,” tulisnya mengakhiri status facebooknya.[ht001]