Ketika Timor Lorosae Lebih Terang Dari Indonesia

ACEHTREND.CO, Jakarta I Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said mengaku sedih setelah berkeliling Indonesia Timur awal Januari 2016 lalu. Dalam tiga hari, Sudirman mengunjungi Sorong, Morotai, Lombok, dan Papua.

“Pekan lalu, saya bersama anggota tim ESDM berkunjung ke pulau paling selatan Indonesia, di Pulau Selaru,” kata dia pada saat memberi pengarahan di depan pegawai dan rekanan Kementerian ESDM di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Kamis, 14 Januari 2016.

Menurut Sudirman, ada empat belas ribu penduduk yang tinggal di Pulau Selaru, Kabupaten Maluku Tenggara Barat. Ada tujuh desa di pulau itu. “Yang baru dapat listrik baru tiga, yang empat desa masih gelap,” ucapnya.


Sementara itu, lanjutnya, nelayan hanya bisa melaut untuk kebutuhanya sendiri atau kebutuhan sekitar karena tidak punya kapasitas peyimpanan.

Sudirman juga punya cerita tentang Nusa Tenggara Timur. “Di perbatasan Timor Leste, listriknya lebih maju dari kita. Tapi di sebelahnya, yang merupakan bagian dari negara kita, masih gelap gulita.”

“Dua cerita tadi, kalau dihubungkan, menjadi ironis,” ujar Sudirman. Ia menjelaskan, lebih dari dua belas ribu desa di Indonesia belum mendapatkan listrik dengan sempurna. “2.519 desa di antaranya sama sekali gelap, belum mendapatkan akses listrik. Tapi elit kita di Jakarta masih terus main-main dengan kewenangannya.”

Ia pun meminta kepada pegawai di Kementerian ESDM agar tidak ‘bermain-main’. “Cukup sudah pengalaman pahit yang menimpa kementerian yang saya pimpin sekarang, terjadi di masa lalu saja,” kata dia.  “Sekarang dan ke depan, itu dijadikan sejarah saja. Ditinggal.” (Tempo)

KOMENTAR FACEBOOK