Dom

Dom di sini bukan Daerah Operasi Militer. Dom adalah panggilan untuk Dominic Toretto yang diperankan oleh Vin Diesel dalam film Fast and Furious.

Dalam film ini Dom adalah pemimpin kriminal yang tidak segan-segan merampok untuk hidup. Memang, merampok adalah salah, apapun alasan dan wujudnya.

Tapi, ada pelajaran mahal dalam film ini, yaitu tentang moral pemimpin. Nilai itu adalah kesetiaan dan kasih sayang pemimpin kepada rekan-rekannya.

Dom, rela menyerahkan nyawanya hanya untuk menyelamatkan rekannya. Dom, juga mengasihi rekan-rekannya, dan selalu bertindak adil khususnya dalam membagi hasil rampokan.

Dom adalah orang yang selalu setia menyediakan makanan untuk rekannya, dan berbagi adil hasil rampokan sekalipun kawannya sudah mati, istri atau anak yang menjadi janda dan yatim selalu mendapat bagian.

Ada lagi yang menarik, Dom meski kriminal bukanlah penganut seks bebas, dan setia kepada pasangannya meski mengalami amnesia.

Moral lain yang disuguhkan film ini adalah menganggap kawan sebagai keluarga. Jadi, tidak melupakan kawan seburuk apapun kondisinya. “You don’t turn your back on family, even when they do.”

Bagaimana para kriminal di masa kini? Jangankan menjadi seperti Dominic Toretto apalagi menjadi seperti Stalin yang merampok untuk dana revolusi.

“Kami kaum revolusioner, bukan penjahat. Kami membutuhkan uang tunai untuk Revolusi dan kami hanya akan mengambil harta benda,” ujar Stalin muda yang juga dikenal sebagai penyair.

Sangat berbeda dengan pelaku kriminal dan perompak masa kini, jangankan kawannya, pemimpinnya sendiri siap-siap dijadikan sasaran rampok dan penyingkiran usai disuguhkan ragam macam kesenangan. Moral dan nilai-nilai kesetiaan apalagi kasih sayang sangat temporal, jika tidak ingin dikatakan hilang sama sekali.

Berkuasa atau menguasai (tampouk) adalah modal atau kapital yang disasar agar mendapat ragam tumpouk untuk kemudian menyalurkan hasrat tersembunyi di bilik-bilik penuh desah sambil cekikikan, dan saat pulang ke negeri, kembali meneriakkan revolusi, dan persatuan. []

KOMENTAR FACEBOOK