Dituduh Mencuri, Siswa SD di Gayo Lues Dilarang ke Sekolah

Inen Januar (35) berharap nama anaknya direhap dan diperbolehkan kembali ke sekolah.

ACEHTREND.CO,Blangkejeren I Inen Januar (35) warga Desa Bener Kecamatan Kutapanjang Kabupaten Gayo Lues berharap nama baik anaknya direhabilitasi oleh pihak sekolah atas tuduhan mencuri uang berjumlah Rp 25 ribu. Tuduhan itu dilakukan oleh seorang oknum guru SD Negeri 7 Kutapanjang.

Dirinya mengisahkan Kepada Wartawan, Senin (25/1/2016) anaknya membawa uang ke sekolah sebanyak 30 ribu rupiah, hasil menjual beras dua bambu kepada neneknya di kampung.

“Rencana anak saya uang tersebut digunakan untuk membeli kalkulator. Namun tiba-tiba dia dituduh mencuri uang di sekolah sebanyak 25.000 rupiah oleh seorang guru. Semenjak kejadian tuduhan beredar ke kahalayak, anak saya tidak pernah ke sekolah takut diejek-ejek oleh teman sekolahnya, kalau bapak ibuk guru membiarkan masalah ini berlarut-larut tanpa penyelesaian, sayang anak saya tak bisa sekolah,” ujarnya.

Selain itu, Inen Januar juga mentakan, guru di SD itu juga melarang anaknya ke sekolah, sebelum persoalan itu selesai.

Salim, salah seorang paman korban menyatakan, pihak keluarga, punya niat untuk menyelesaikan persoalan itu secara baik-baik.

“Kami hanya meminta agar dewan guru di sekolah tidak lagi menyebut keponakan saya pencuri. Tujuannya agar dia mau kembali ke sekolah. Hanya itu saja harapan kami,” katanya.

Kepala sekolah SD Negeri 7 Muchtar,S.Pd menyatakan, akan berupaya menyelesaikan masalah siswa yang dituduh mencuri oleh oknum guru dio sekolah yang dia pimpin.

“Saya akan menyelesaikan persoalan ini secara kekeluargaan. Agar secepatnya si siswa bisa kembali belajar,” ujarnya.

Sementara itu Kabid Dikdas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Idris, melalui pesan singkatnya menjelaskan proses perdamaian sedang berlangsung di SD Negeri 7 Kutapanjang Gayo Lues. [Kontributor]

KOMENTAR FACEBOOK