Ternyata, YARA Somasi Bunda Illiza, Ada Apa Gerangan?

ACEHTREND.CO, Banda Aceh | Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) melalui Yudhistira Maulana, Direktur Advokasi Hukum dan Ham melayangkan surat somasi/teguran keras kepada Walikota Banda Aceh, yang kini dipimpin oleh Bunda Illiza.

Dalam surat bertanggal 20 Januari 2016 dan bernomor 26/eks/YARA/x/2016 itu YARA menyatakan bahwa berdasarkan hasil investigasi lapangan YARA menemukan masih banyak reklame produk rokok yang belum sepenuhnya mematuhi aturan di kota Banda Aceh. Dalam pantauan Yara reklame produk rokok itu ada di jalan protokol salah satunya dijembatan Pante Perak, Depan Sibun Sibreh juga termasuk pusat kota Banda Aceh, Jembatan simpang Surabaya dan di jalan utama neusu jaya juga ada 3 papan reklame rokok

“Menurut hemat kami penempatan iklan atau papan reklame produk rokok yang ditempatkan saat ini tidak tertip sehingga telah melanggar ketentuan peraturan perundang-undangan,” tulisa YARA dalam surat Somasinya sambil menyertakan peraturan yang dilanggar.

Menurut YARA, iklan reklame tersebut juga akan merusak generasi muda untuk mengkonsumsi produk merokok, ketika sudah menjadi perokok maka akan menjadi penyalahgunaan narkoba,seperti yang telah diberitakan selama ini (Petugas Satpol PP dan WH Lhokseumawe menemukan alat untuk menggunakan sabu-sabu (bong) di lingkungan SMKN 6 Lhokseumawe, Kamis (14/1),harian serambi indonesia Kamis 14 Januari 2016

“Demi menuju kota madani yang bermartabat dan taat Hukum, maka kami dari Yayasan Advokasi Rakyat Aceh meminta kepada Wali Kota Banda Aceh agar segera menertipkan Papan Reklame atau Spanduk rokok yang melanggar Peraturan Perundang-Undangan dalam masa tenggang waktu satu minggu sejak surat somasi ini dikeluarkan, jika dalam masa waktu tersebut tidak juga di indahkan maka kami akan menempuh jalur hukum terkait dengan perkara ini,” tulis YARA dalam suratnya.

Jika mengikuti tanggal surat semestinya sudah ada tanggapan dari walikota atau sikap berikutnya dari YARA. []

KOMENTAR FACEBOOK