Tiga Universitas gagas pembentukan Asosiasi Profesi Ilmu Sosial Aceh

BANDA ACEH, Acehtrend: Tiga Program studi bidang sosiologi dari Universitas Syiah Kuala (Unsyiah), Universitas Islam Negeri Ar-Raniry (UIN Arraniry) dan Universitas Iskandar Muda (Unida) menggagas terbentuknya Asosiasi Profesi Ilmu Sosial Aceh dalam rangka meningkatkan pemahaman publik akan keberadaan profesi bidang tersebut di Aceh.

Kepala Lab Prodi Sosiologi, FISIP Unsyiah, Masrizal, M.A mengatakan ketiga universitas tersebut telah melakukan perjanjian kerjasama (MoU) dalam rangka melahirkan asosiasi tersebut sekaligus tridharma perguruan tinggi (pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat).

“Selama ini bentuk kontribusi lulusan belum terorganisir dengan baik, sehingga pihak Sosiologi Unsyiah merasa perlu adanya wadah berkumpulnya para sosiolog/ pekerja sosial di Aceh,” ujar Masriadi saat acara penandatangan perjanjian kerjasama (MoU) di FISIP Unsyiah, Kamis (3/3) di Banda Aceh.

Menurutnya, belajar dari pengalaman penanganan situasi pasca konflik, bencana alam dan bencana sosial yang terjadi, para pekerja di bidang sosiologi memerlukan adannya wadah khusus para lulusan ini berkontribusi.

Hal senada juga diutarakan Ketua Prodi Sosiologi Unsyiah, Bukhari MHSc, yang mengharapkan kerjasama yang dijalin antar perguruan tinggi negeri dan swasta ini dapat mengenalkan kepada masyarakat bahwa profesi sosiolog adalah merupakan profesi yang layak diperhitungkan untuk masuk keranah publik terutama di pemerintahan dan di perusahaan.

“Melihat maraknya permasalahan sosial terjadi di Aceh maka sangat diperlukan lahirnya konsultan sosial dalam menjawab tantangan zaman tersebut, apalagi di tahun 2016 ini masyarakat Indonesia memasuki masyarakat ekonomi Asean (MEA), dan sudah pasti masalah yang dihadapi semakin kompleks, semesti lulusan perguruan tinggi harus memiliki modal dasar dalam menghadapi situasi tersebut,” ujar Bukhari.

Melalui program kerja laboratorium Sosiologi Bukhari mengharapkan asosiasi yang akan dibentuk nanti mampu mengintegrasilan para lulusannya tergabung dalam sebuah wadah yang menampung para sosiolog ataupun ilmuan sosial dalam menyikapi situasi terkini.

“Dalam waktu dekat ini ketiga perguruan tinggi ini akan mengajak semua umiversitas negeri dan swasta di Aceh yang memiliki prodi sosiologi dan pekerjaan sosial agar duduk bersama membicarakan langkah strategis kedepan dalam mengeksiskan profesi sosiolog/ pekerjaan sosial di Aceh,” tambah Bukhari.

Selanjutnya menurutnya beberapa program studi ini nantinya akan berupaya menjalin ilmuwan sosial profesional di Aceh dari bebagai perguruan tinggi untuk membuat sebuah konfererensi dilevel lokal Aceh.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Kepala Prodi Sosiatri/PSdK, Unida Drs. T. Syarifuddin, M.Si, Ketua prodi Sosiologi Agama UIN Ar-Raniry, Sahlan, M.Si, para dosen sosiologi, ketua laboratoroum masing-masing prodi dan para alumni serta himpunan mahasiswa.

KOMENTAR FACEBOOK