Surya Paloh: Kualat Saya Jika Tidak Punya Sentimen Aceh

ACEHTREND.CO, Banda Aceh – Surya Paloh pada saat memberi pengarahan kepada pengurus dan kader NasDem di Aceh menyatakan bahwa dirinya sebagai orang Aceh sudah pasti memiliki sentimen keacehan.

“Saya anak aceh, dari kakek dan nenek Aceh dan ayah dan ibu Aceh. Darah saya darah Aceh. Jadi sudah pasti ada sentimen Aceh. Kualat saya jika tidak ada sentimen Aceh,” tegasnya, Kamis (10/3/2016) jelang siang.

Selain soal keturunan, keacehan kata Surya Paloh mesti dinilai dari amal perbuatan dan ucapannya. Surya mengajak untuk menilai dirinya, apakah masih berguna untuk Aceh atau tidak.

“Jika tidak berguna jangan doakan saya berumur panjang. Jika berguna doakan saya agar berumur panjang dan sehat agar saya bisa membantu masyarakat Aceh agar lebih baik lagi ke depan,” katanya.

Kebesaran Sejarah Aceh
Surya Paloh juga mengajak pengurus dan kader NasDem di Aceh untuk bersyukur kepada Allah karena dilahirkan sebagai orang Aceh.

Menurut Surya Paloh, tidak semua daerah di Indonesia ini mempunyai kebesaran perjalanan kesejarahan yang paling hebat, yaitu Aceh.

Surya mengatakan sejarah Aceh tidak bisa diganggu gugat karena kita Indonesia didiami oleh mayoritas muslim dan sejarah Islam masuk ke Indonesia itu melalui Aceh.

“Soal keislamam orang Aceh tidak perlu diragunakan lagi, bahkan jika sekalipun tidak ada undang-undang tentang syariat Islam, di Aceh ya berlaku Islam, sudah pasti itu,” jelasnya.

Jadi, tidak perlu juga terlalu berlebih-lebihan dalam memakai lebel. “Jangan sampai luarnya Islam tapi tapi dalamnya setengah Islam. Saya tidak mau itu,” katanya.

Surya Paloh menambahkan, dengan modalitas ajaran Islam harusnya Aceh bisa lebih maju dalam memberikan semangat ukhawah, perdamaian dan moralitas, budi pekerti kepada Indonesia.

“Harusnya orang Aceh yang paling malu dengan kerusakan moral di Indonesia karena Aceh berlandaskan syariat Islam. Tapi, perjuangan belum optimal, dan agar bisa optimal maka diperlukan keteladanan,” pungkasnya. []