[Laporan dari Mekkah] Ingin Perkasa? Minumlah Susu Unta

ACEHTREND.CO, Mekkah – Unta adalah hewan khas padang pasir. Hewan ini dipercaya memiliki sejumlah keistimewaan. Selain sanggup berjalan membawa beban hingga ratusan kilometer di bawah terik matahari, beberapa bagian tubuh hewan ini dipercaya mengandung khasiat khas.

Susu segar unta dipercaya dapat meningkatkan stamina, menstabilkan peredaran darah, meningkatkan keperkasaan seksual bagi suami dan isteri dan sebagainya. Oleh sebab itu, banyak wisatawan yang berkunjung ke Arab Saudi selalu meluangkan waktunya sejenak untuk singgah di kawasan peternakan unta di Hudaibiyah.

“Bagi yang sudah kawin dan membawa pasangan ada baiknya minum susu unta murni di sini”, seru Khairul Amal, mantan anggota DPRA 2004-2009, dalam bus yang membawa kami ke peternakan Hudaibiyah.

Wartawan AcehTrend beberapa waktu lalu berkesempatan berkunjung ke kawasan peternakan unta Hudaibiyah. Di pinggir jalan raya dan di bawah sengatan terik matahari terlihat beberapa kandang ternak unta milik masyarakat setempat.

Peternak dengan ramah menyapa tamu dan tanpa tiket masuk serta parkir sebagaimana lazimnya di Aceh. Mereka memanfaatkan kunjungan wisatawan untuk menjaja produk turunan dari unta. Diantaranya susu unta murni yang langsung diperas di tempat, air seni (kencing) unta, dan hati unta yang telah dikeringkan.

Air seni unta oleh beberapa orang diyakini dapat membuat awet muda sekaligus mengobati berbagai penyakit kulit. Diantara pengunjung dikabarkan ada yang meminum air seni unta, ada juga yang sekedar mengolesnya di kulit.

Jikapun benar air seni unta dapat menyembuhkan penyakit tapi ia adalah zat bernajis yang tidak halal dikonsumsi. “Air kencing itu tetaplah najis, tak pantas diminum sekalipun mungkin dapat menyembuhkan. Saya sarankan jamaah untuk tidak meminumnya. Minumlah susunya saja,” kata Ustaz Amri, Direktur PT.Abusiraj Semesta Qur’ani kepada rombongan jamaah umrah yang dipimpinnya.

Di peternakan Hudaibiyah, air susu unta segar dijual dengan harga 5 Riyal (setara Rp. 18.500) per botol ukuran 500 mili. Sementara air seni unta dibanderol 20 Riyal. Nah, lho, najis ternyata lebih mahal ya? Begitulah, sama halnya dengan kupi ek musang (luwak) di Aceh.[]

(Laporan Hasan Basri M.Nur dari Saudi Arabia)

KOMENTAR FACEBOOK