Pencambukan Terhadap Non Muslim di Takengon Jadi Sorotan Internasional

Remita Sinaga alias Mak Ucok (60), warga Desa Kampung Baru Kecamatan Lot Tawar, Kabupaten Aceh Tengah menjalani hukaman cambuk sebanyak 28 kali. Foto: AFP

ACEHTREND.CO, Takengon- Tertangkap tangan menjual miras di tempat dagangannya pada 29 Oktober 2015 lalu, Remita Sinaga alias Mak Ucok (60) asal Kampung Baru, Kecamatan Lot Tawar, Aceh Tengah diganjar dengan Qanun No 6/2014 Tentang Jinayat.

Perempuan asal Sumatera Utara tersebut dicambuk sebanyak 28 kali oleh dua algojo yang masing-masing melakukannya sebanyak 14 kali. Hukuman terhadap wanita tua non muslim ini dilakukan, Selasa (12/4/2016) dihadapan orang ramai.

Kasus cambuk terhadap perempuan non muslim ini menjadi sorotan dunia internasional. Berbagai media luar negeri menulis laporan mereka terkait dengan proses hukum syariat yang diterapkan terhadap wanita yang tidak beragama Islam tersebut.

www. Channelnewsasia.com menulis laporan pencambukan di dataran tinggi Gayo itu dengan judul:Indonesia’s Aceh province canes non-Muslim for selling booze. Majalah TIME online menurunkan laporan jurnalistiknya dengan judul: A Non-Muslim Has Been Punished Under Shari’a Law in Indonesia for the First Time.The Strait Time menurunkan laporan dengan judul: Woman, 60, caned for selling alcohol in Aceh.

Beberapa waktu lalu, Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Prof Syahrizal Abbas mengatakan bahwa Qanun Jinayat yang mulai berlaku di Aceh tidak berlaku bagi warga non-muslim. Qanun No 6/2014 itu, hanya akan diberlakukan bagi warga pemeluk Islam. Akan tetapi, dalam qanun tersebut diberikan opsi kepada warga Aceh non-muslim yang melakukan pelanggaran. Opsi itu berupa tunduk pada hukum yang diatur Qanun atau KUHP.

Hasil penelusuran aceHTrend.Co, pernyataan ini kerap disampaikan oleh Syahrizal dihadapan tamu-tamu asing yang berkunjung ke Aceh. “Qanun jinayat tidak berlaku bagi non muslim. Akan tetapi bila mereka dengan suka rela tunduk di bawahnya, maka hukuman dapat diberikan,” ujar Syahrizal Abbas. []

KOMENTAR FACEBOOK