Pilot Perempuan Berdarah Aceh Ini Punya Pengalaman Terbang Menegangkan

ACEHTREND.CO, Banda Aceh – Waktu itu pas lagi terbang ke Kupang. Setiba di sana cuaca tidak bersahabat, hujan dan petir, sampe kita holding sekitar 30 menit. Lalu kami mancoba untuk approach dan landing.

Tapi kami tidak berhasil karena runway masih tidak terlihat, padahal info dari Air Traffic Controller (ATC) cuaca sudah membaik. Lalu, kami holding kembali sekitar 20 menit, dan selama holding pesawat berguncang dengan kerasnya.

Bahkan, laporan dari pramugari banyak penumpang yan ketakutan. Pada akhirnya kami approach dan landing. Lalu, setelah landing kami dapat info bahwa semua penumpang bertepuk tangan dan ingin bertemu kami (kapten dan saya).

Lalu selama penumpang turun kami keluar dan penumpang banyak yang berterimakasih dan terlihat terharu karena kita landing dengan selamat.

IMG-20160430-WA0025

Kisah terbang menegangkan itu dikisahkan Erwinda Sara Kenasih, atau yang akrab disapa Niken kepada aceHTrend, Sabtu (30/4/2016) sore. Awak acehtrend terhubung dengan Niken atas bantuan Habib Johan Makmur.

Niken, kelahiran Jakarta tahun 1989 adalah anak pertama dari dua bersaudara. Ayahnya, Erwin Kurniadi adalah orang Gayo, sedangkan ibunya, Endang Sugih Arti berasal dari Purwokerto. Kini, Niken sudah berkeluarga.

“Niken pernah pulang ke Gayo pas waktu kecil dan pas lulus SMA. Kami ke tempat saudara di danau laut tawar dan Bener Meriah,” kisahnya mengenang pulang ke gampong sang ayah.

Sebagai pilot apakah Niken juga pernah menerbangkan pesawat ke Aceh. Ketika ditanya perasaannya, Niken berkata:

“Tentu pernah dong. Pertama sekali ke sana (Aceh) dulu rasanya, ada sedikit darah Aceh yang mengalir ditubuhku, amazinglah waktu dulu pertama kali terbang ksana,” kata Niken.

IMG-20160430-WA0021

Niken adalah alumni Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) tahun 2010. Solo flight sendiri dilakukan tahun 2008. Lulus PPL tahun 2009 dan lulus CPL tahun 2010. Lulus sebagai first officer di Garuda tahun 2011.

“Niken begitu lulus di STPI langsung penempatan ke Garuda,” tambahnya.

Sebagai pilot dengan pengalaman 4000 jam terbang, Niken sudah pernah menerbangkan pesawat berjenis boeing 737-800 NG di penerbangan domestik dan beberapa penerbangan internasional.

“Niken udah pernah terbang ke Malaysia, Singapura, Brisbane, Perth, Guangzhou, Hongkong, dan Bangkok,” katanya menutup bincang-bincang dengan aceHTrend. []