50 Pasutri Isbat Nikah di Nisam Antara

sidang isbat nikah

ACEHTREND.CO, Lhoksukon- Sebanyak 50 pasutri di Kecamatan Nisam Antara, Aceh Utara, melakukan isbat nikah di kantor camat setempat. mereka melakukannya, karena selama ini tidak memiliki buku nikah resmi yang diterbitkan oleh negara, Selasa (17/5/2016). Menurut informasi, ketika mereka menikah dulu, Aceh dalam kondisi konflik, sehingga pelayanan administrasi negara, termasuk KUA tidak berjalan maksimal.

Sekretaris Eksekutif Relawan Perempuan Untuk Kemanusiaan (RPUK) Leila Juari, yang ikut hadir dalam kegiatan itu, kepada aceHTrend mengatakan, isbat nikah dilakukan untuk memenuhi persyaratan administrasi negara. Karena tanpa buku nikah, maka semua administrasi lainnya tidak bisa diberikan kepada keluarga, termasuk tidak bisa diterbitkannya akta lahir bagi anak dari hasil perkawinan itu.

Eka juga menambahkan, banyaknya pasangan yang tidak memiliki buku nikah, dan pernikahan mereka tidak tercatat oleh negara, karena ketika mereka dulu membina rumah tangga, Aceh dalam kondisi bergejolak.

“Akibat konflik yang terjadi dimasa lalu, telah meninggalkan berbagai persoalan termasuk tidak adanya buku nikah. Diperkirakan masih banyak warga Aceh Utara lainnya yang belum memiliki buku menikah, meskipun telah menikah secara sah,” ujar Leila.

Kegiatan tersebut digelar oleh Dinas Syariat Islam Aceh Utara, Mahkamah Syariah, Muspika Nisam Antara dan sejumlah tokoh masyarakat setempat.[]