Illiza : Islam Tidak Melarang Kita Melucu

ACEHTREND.CO, Banda Aceh – Tampil sebagai open mic pada acara stand up comedy yang digelar di AAC Dayaan Dawood, Darussalam, Banda Aceh, Sabtu malam (28/5/2016) Illiza Saaduddin Djamal mampu mengocok perut penonton. Pada kegiatan yang diberi tema “Khem Nyan Perle”, Illiza mengatakan bahwa Nabi Muhammad mengatakan bahwa nenek-nenek tidak masuk surga. Tawa pun pecah.

Cerita Illiza, Nabi Muhammad SAW pernah ditanya seorang nenek yang sangat patuh terhadap perintah Allah SWT. Nenek yang dikenal sangat banyak amalannya tersebut bertanya kepada Rasullullah, apakah dirinya masuk syurga?.

“Nabi menjawab tidak! Nenek itu terkejut, namun di akhir jawabannya, Rasulullah mengatakan tidak bisa masuk surga karena di surga tidak ada nenek-nenek,” cerita Illiza disambut gelak tawa hadirin.

Dalam kesempatan tersebut Illiza juga mengatakan, Islam tidak pernah melarang canda dan kelucuan. Nabi Muhammad juga pernah bercanda dan membuat hal-hal lucu dengan para sahabat. Ia menceritakan bagaimana Rasulullah mengimbangi candaan sahabat yang menyudutkan dirinya dengan tuduhan banyak makan kurma, padahal kurma yang dimakan sahabat bijinya diletakkan di depan Rasulullah.

“Ali duduk berdekatan dengan Nabi, kurma yang dimakan Ali bijinya dipindahkan ke hadapan Rasulullah secara diam-diam. Kata Ali, Rasulullah banyak sekali makan kurma. Kemudian Rasul membalas bahwa Ali lah yang paling banyak, saking banyaknya sampai bijinya gak bersisa,” cerita Illiza yang kembali mengundang gelak tawa hadirin.

Dalam kesempatan tersebut, Illiza mengaku deg-degan hadir di acara tersebut karena merasa tidak bisa stand up.

“Namun ketika anak-anak muda yang undang, Saya tidak bisa menolak dan berusaha tetap hadir. Kenapa? Karena anak-anak muda Banda Aceh sangat kreatif,” ujar Illiza disambut tepuk tangan ribuan anak muda yang malam itu duduk terpisah laki-laki dan perempuan.

Meski berhasil mengundang tawa dan membuat kelucuan-kelucuan, Illiza mengaku ternyata stand up sangat susah.

“Ternyata susah ya stand up, harus mikir keras agar orang bisa tertawa. Tapi tertawa itu perlu lho, karena dengan tertawa orang bisa melupakan masaalahnya,” imbuh Illiza.

KOMENTAR FACEBOOK