Jokowi Resmikan PLTGM Arun, Pusat Komit Selesaikan Tol Sumatera

Presiden RI, Ir. Joko Widodo, didampingi Gubernur Aceh (Kanan) meresmikan PLTMG Arun. Foto: Bustami.

ACEHTREND.CO, Lhokseumawe – Presiden Joko Widodo bersama rombongannya Menteri BUMN Rini Soemarno meninjau sekaligus meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Minyak dan Gas (PLTMG) Arun dengan berkapasitas 184 MW di Desa Meuria Paloh, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe, Kamis (02/6/2016).

Kehadiran orang nomor satu Indonesia bersama rombongan tersebut disambut Bupati Aceh Utara, Muhammad Thaib, Wali Kota Lhokseumawe Suadi Yahya bersama manager dan staf Arun dengan lantunan salawat badar dari grup Islamic Center.

Sejumlah aparat keamanan TNI/Polri melakukan pengawalan ketat sepanjang Jalan Lintas Medan- Banda Aceh, mulai dari Simpang Bandara hingga kilang Arun.Sebelum peresmian, Presiden Joko Widodo menyampaikan beberapa pesan di atas panggung yaitu tentang listrik Aceh kedepan dan juga pembangunan jalan Tol Trans Sumatera yang akan di mulai dari Aceh pada tahun ini.


“Saya meminta kepada Pemerintah Aceh dan seluruh kabupaten/kota agar membantu Pemerintah Pusat untuk saling bersinergis dalam mempercepat proses pembangunan jalan tol,” ujarnya

Jokowi menegaskan, jalan Tol Trans Sumatera di Aceh harus dibangun tahun ini dengan catatan pemerintah daerah menyelesaikan pembebasan lahan terlebih dahulu. Meski anggaran pembebasan lahan bersumber dari Pusat, kata dia, namun proses penyelesaian di lapanggan ditangani pemda setempat.
Kepada sejumlah wartawan Jokowi menerangkan, Keinginannya untuk pembangunan jalan tol mulai dari Timur hingga Barat dikerjakan secara serentak dan bertemu nantinya di tengah sehingga dan selesai.

“Kepada gubernur sudah saya katakan mulai tahun ini dikerjakan dengan catatan pembebasan lahan dilakukan oleh gubernur, bupati dan wali kota. Jangan takut, yang bayar tetap Pemerintah Pusat,” kata Jokowi.

Jokowi menambahkan, pemerintah harus mengajari rakyat dengan pendekatan yang baik, yang nantinya akan melakukan pembebasan lahan yang akan bermanfaat bagi masyarakat itu juga setiap pengerjaan proyek di lapangan.

“Karena setiap proyek termasuk jalan tol sangat banyak kegunaannya bagi ekonomi rakyat itu sendiri. Jangan sebaliknya,Pemda malah menjauhi rakyat,” tambahnya.

Permaslahan listrik, Presiden menyebut solusi bagi provinisi maupun kabupaten/kota, salah satunya adalah membangun PLTMG. “Jadi PLTMG ini adalah untuk mempercepat kekurangan-kekurangan listrik yang ada di daerah,” kata Jokowi.

Proyek PLTMG yang telah dikerjakan bernilai Rp1,4 triliun tersebut merupakan salah satu upaya daerah dalam mendatangkan investor.
“Listrik sebagai modal utama untuk mendatangkan investor, kalau ini tidak ada, bagaimana investor akan masuk ke Aceh,” katanya lagi.

Setelah meresmikan PLTMG, Jokowi bersama Menteri Rini, Dirut PLN, Gubernur Aceh dan rombongan meninggalkan lokasi.[]

KOMENTAR FACEBOOK