Kolak Buah Nipah, Kuliner Berbuka Puasa Khas Aceh Singkil

TAK ADA yang melegah dan membahagiakan bagi orang yang berpuasa, selain tiba saat berbuka.

Dengan berbuka, meneguk air, dan mencicipi makanan, pertanda puasa yang dijalani secara zahir, telah selamat. 

Mereka, menjadi orang menang. Layaknya, orang yang menggapai ‘puncak tertinggi’ dan meraih tropi sembari  berharap kebaikan berupa pahala dan prediket takwa yang telah dijanjikan Allah.

Karena itu tak mengherankan, jika waktu berbuka bagi orang yang berpuasa, menjadi momen yang spesial.

Karena spesialnya, banyak umat muslim yang meracik atau memasak makanan yang terbaik untuk berbuka puasa. 

Dari kuliner yang tradisional hingga kuliner modern dengan segala resep dan bumbu mutakhir, terkini.

Kolak Buah Nipah
Di rumah-rumah dan lepau-lepau di Aceh Singkil, saat berbuka puasa acap disajikan kuliner khas, yaitu kolak buah nipah. 

Menurut seorang warga Aceh Singkil, Angku Kadir kepada AceHTrend, Sabtu (11/6/2016), kolak buah nipah ini, telah dijadikan penganan di Aceh Singkil, berpuluh tahun secara turun temurun.

“Ini merupakan salah satu kuliner khas Aceh Singkil,” tutur Angku Kadir.

Munculnya kuliner ini di tengah-tengah masyarakat tak ayal karena di wilayah Aceh Singkil banyak tumbuh pohon nipah.

Bila diamati, pohon jenis palma ini banyak ditemukan merimbun di sepanjang garis pantai dan daerah rawa pesisir Aceh Singkil.

“Sepanjang Sungai Singkil, terutama daerah pesisir, banyak tumbuh pohon nipah. Ia tumbuh di bagian celah-celah hutan mangrove,” jelas Angku Kadir.

Berdasarkan amatan dan catatan, pada pohon nipah ini terdapat buah yang bentuknya oval gepeng. Warnanya coklat kemerahan.

Buah nipah ini terkumpul dalam tandan secara berkelompok rapat menyerupai bola berdiameter sekitat 25 cm-30 cm.

Buah telah matang gugur dan mengapung di sungai. Lalu, hanyut mengikuti arus. Kerap pula, terdampar kemudian berkecambah. Tumbuhlah pohon nipah baru.

Sementara, buah yang masih muda, jika dipetik kemudian kulit (sabutnya) dibelah, muncul isi mirip kolang-kaling (buah atep). 

Isi buah nipah inilah, tambah Angku Kadir, enak dimakan. Rasanya manis seperti rasa daging buah kelapa. 

Daging buah nipah yang masih muda jika  diolah dengan mencampur gula merah plus gula putih, daun pandan, sedikit kayu manis, cengkeh dan air, lalu ditanak, akan menjadi kolak buah nipah.

“Kolak buah nipah rasanya gurih, enak, dan sedap. Jika dihidang dan dicicipi saat berbuka puasa, wah rasanya benar-benar naturalis,” tandas Angku Kadir.

Cara Membuat
Buah nipah, kayu manis, cengkeh dan daun pandan direbus dengan air hingga mendidih. 

Setelah itu, masukan gula merah sambil diaduk-aduk. Setelah gula merah larut, tambahkan gula pasir secukupnya. 

Lalu, dimasak dan aduk terus hingga mengental. Setelah mengental, kolak nipah pun telah matang dan siap untuk disajikan.[]

KOMENTAR FACEBOOK