H.Kamarudin: STKIP Tidak Menghargai Lembaga Dewan

ACEHTREND.CO, Meulaboh- Wakil Ketua II DPRK Aceh Barat H. Kamaruddin, mengatakan atas nama wakil rakyat, pihaknya sangat kecewa kepada STKIP Bina Bangsa Meulaboh karena mengingkari hasil kesepakatan forum resmi DPRK Aceh Barat yang dilaksanakan beberapa hari lalu.

Ia mengungkapkan, kisruh skorsing dua mahasiswa STKIP oleh manajemen kampus, telah ada kesepakatan penyelesaiannya dalam rapat istimewa DPRK Aceh Barat pada hari Jum’at (10/6/2016).

Masalah itu diselesaikan melalui kekeluargaan, yakni pihak kampus mencabut skor dua orang mahasiswa, melalui catatan-catatan yang disepaki bersama, namun pihak kampus mengingkari kesepakatan itu.

“Saat rapat, memang saya yang mengambil kesimpulan, dan disepaati oleh para pihak, bahwa masalah skorsiang dua mahasiswa diselesaikan secara musyawarah dan kekeluargaan, hari itu, juga hadir ketua kampus STKIP, mahasiswa dan dari DPRK, tapi saat dewan menghubungi kembali, kampus tidak mengindahkan, alasanya skor yang telah dikeluarkan tidak bisa dicabut lagi. Sikap tersebut jelas, bahwa kampus STKIP BBM tidak menghargai lembaga dewan,” tegas Kamarudin, Rabu (29/6/2016) di Meulaboh.

Untuk mengungkap kisruh tersebut pihak dewan Aceh Barat mengaku tidak tinggal diam, dewan telah mengirim tim khusus untuk berkonsultasi langsung ke kopertis guna menindak kampus tersebut.

“Saya sudah kirimkan tim komisi D, untuk berkonsultasi langsung dengan kopertis wilayah 13 Aceh, terkait penyelesaian masalah ini, ke kopertis kita membawa semua masalah dan laporan dari mahasiswa serta upaya penyelesaian yang sudah tempuh, hasil dari kopertis nantinya yang kita tindak lanjut.

“Setelah lebaran ini, kita dari dewan akan turunkan tim pansus ke STKIP, pastinya nanti ada rekomendasi dari tim pansus, barulah kita berbicara sanksi,” jelas Kamarudin. []

KOMENTAR FACEBOOK