Terlibat Maisir, Lima Warga Aceh Tengah Dicambuk

ACEHTREND.CO, Takengon – Lima orang pria warga Aceh Tengah pelaku maisir atau perjudian dicambuk sebanyak 12 kali di depan umum, Selasa (26/7/2016).

Mereka terbukti terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindakan maisir sebagaimana diatur dalam Qanun Aceh Nomor 06 tahun 2014 tentang hukum jinayat, Juncto Pasal 55 ayat 1 k1 1 KUHP.

Eksekusi cambuk ini dilakukan sesuai putusan Mahkamah Syari’iyah Nomor: 03/ JN/2016/MS-TKN dan 04/JN/2016/MS-TKN tanggal 18 Juli 2016.

Kepala Kejaksaan Negeri Takengon, mengatakan, setelah perbuatan kelima orang tersebut terbukti, para terdakwa dihukum cambuk sebanyak 15 kali dipotong tiga kali karena telah ditahan selama 81 hari sejak dimulainya penyidikan sampai keluarnya vonis dari Mahkamah Syar’iyah Takengon.

“Kita melakukan ini karena keputusan telah memiliki kekuatan hukum tetap, kita langsung mengeksekusi dengan melibatkan para algojo dari Satuan Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah Aceh tengah,” kata dia.

“Sebenarnya mereka dicambuk 15 kali, tetapi kali ini mereka hanya dicambuk 12 kali, sebab dalam aturannya satu bulan kurungan dipotong satu kali cambukan, mereka sudah lebih tiga bulan,” terang dia.

Kelima pelaku maisir yang merasakan sakitnya dera hukuman cambuk dari para algojo adalah M Rasit Bin Sukiman (41 tahun), Gunawan Bin Ismadi (32 tahun), Tawardi bin M Amin, 42 tahun dan Sukardi Bin Johardin (28 tahun) dan Hamdan Bin Abdurrahman.

Pelaksanaan uqubad cambuk itu digelar dihalaman GOS Takengon itu disaksikan ratusan orang yang terdiri dari pelajar, mahasiswa maupun masyarakat umum.

Sejumlah kepala dinas dan perwakilan Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) juga turut hadir pada kesempatan tersebut. (Iwan Bahagia)

KOMENTAR FACEBOOK