Ketika Jantung Hati Aceh (Unsyiah dan UIN Ar Raniry) Bersatu, dan Berharap Jadi Satu

ACEHTREND.CO, Banda Aceh – Keluarga Besar Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) dan Alumni bersama Keluarga Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Ar Raniry dan Alumni melakukan Halal bihalal bersama.

Ketua Koniry, Azhari dalam sambutannya mengatakan bahwa cita-cita leluhur pendiri Kota Pelajar Mahasiswa (Kopelma) Darussalam kini, melalui Halal bi halal bersama kembali dipersatukan.

“Dua Rektor, Unsyiah dan UIN Ar Raniry kini bertemu dan bersatu untuk memastikan jantung hati rakyat Aceh ini kembali memainkan perannya dalam kerja-kerja investasi SDM untuk Aceh,” kata Azhari.


Ketua IKA Unsyiah, Sulaiman Abda juga mengatakan peran kedua perguruan tinggi di Aceh, Unsyiah dan UIN Ar Raniry sangat penting bagi Aceh.

“Saya pastikan kerjasama keduanya sangat penting bagi memastikan Aceh makin lebih baik ke depan,” kata Sulaiman Abda yang juga Wakil Ketua DPRA.

Rektor Unsyiah, Samsul Rizal mengajak kepada kedua ketua alumni untuk terus membangun kebersamaan antara alumni Unsyiah dan UIN.

“Jangan cuma tahun ini saja tapi juga untuk selanjutnya, dan saya berharap pada saatnya Unsyiah dan UIN bersatu, jika tidak mungkin sekarang nanti ketika kami sudah tidak ada,” pungkas Syamsul Rizal.

Acara halal bihalal bersama Unsyiah dan UIN Ar Raniry juga dihadiri Pangdam, Kapolda, Kejati, para SKPA, Bupati Pidie, Rektor UTU, Ketua KIP Aceh, Ketua PDI-P, Ketua DPRA tahun 2009-2014, juga tampak Prof Yusni Sabi dan sejumlah guru besar lainnya. Menurut kabar, Gubernur Aceh juga bakal hadir dalam Halal bi Halal bersama.

“Sebentar lagi beliau menuju kemari, ” kata Rektor di sela-sela sambutannya.

UIN Ar Raniry yang sebelumnya dikenal sebagai IAIN Ar Raniry diresmikan pada 1963 dan berubah status menjadi UIN pada usia 49 tahun.

Sedangkan Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) adalah perguruan tinggi negeri tertua di Aceh. Berdiri pada tanggal 2 September 1961 dengan Surat Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan Nomor 11 tahun 1961, tanggal 21 Juli 1961. Pendirian Unsyiah dikukuhkan dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia, nomor 161 tahun 1962, tanggal 24 April 1962 di Kopelma Darussalam, Banda Aceh. []