FISIP UINAR gelar International Conference dan Pertemuan Forum Dekan FISIP 2016 Se-Indonesia

ACEHTREND.CO, Banda Aceh – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Pemerintahan UIN Ar-Raniry (FISIP UINAR) akan menggelar International Conference bertemakan “From Human Rights to Human Security: Re-thinking Nation from Civil Society Perspective” pada tanggal 9-11 Agustus 2016. Dalam kesempatan yang sama, juga akan menggelar Pertemuan Forum Dekan FISIP se-Indonesia bertempat di Aula Pasca Sarjana UINAR.

Dalam kegiatan ini, Anthony Reid akan menjadi keynote speaker dan berbicara tentang revolusi sosial dan tantangan rekonsiliasi di Aceh. Selanjutnya, konferensi akan dibagi dalam empat panel diantaranya bertemakan: Good Governance/Kota Madani; Democratization and Sustanability of Peace; Islamic Cosmopolitant; dan The Role of Islamic Community in MEA. Untuk empat sub-tema ini, sejumlah pembicara internasional akan hadir diantaranya: Prof. Dr. Roosfa Hashim (International Islamic University Malaysia, IIUM, Malaysia), Prof. S. Rajaratnam (School of Internatinal Studies, Nanyang Technological University, NTU, Singapore), Dr. Sofiah Jamil (RSIS Center for Non-Traditional Security Studies, Singapore), Dr. Mieke Lopez Cardozo (University of Amsterdam), dan Dr. Ritesh Shah (Auckland University, New Zealand). Selain itu, pembicara di tingkat nasional seperti: Prof. Dr. Arskal Salim (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta), Dr. Moch. Noer Ichwan (UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta), serta beberapa Dekan FISIP lainnya. Turut juga hadir beberapa narasumber dari Aceh juga turut mengisi konferensi ini, yaitu: Dr. Kamarruzaman Bustamam Ahmad, Noor Djuli, Mawardi Ismail, dan beberapa nama lainnya.

Selain penyelenggaraan conference, dalam waktu yang sama juga akan dilangsungkan Pertemuan Forum Dekan FISIP se-Indonesia. Menurut Dekan FISIP UINAR, Prof. Nasir Budiman, “Ini merupakan pertemuan yang ketujuh kalinya dan Alhamdulillah pada tahun ini FISIP UINAR diberikan kepercayaan untuk bertindak selaku tuan rumah. Dalam pertemuan ini akan dihadiri oleh 35 Dekan FISIP dari seluruh Indonesia.” Selain itu, turut diundang Rektor UINAR dan para Pembantu Rektor, seluruh dekan-dekan Fakultas di lingkungan UINAR, civitas akademika UINAR dan perguruan tinggi lainnya di Provinsi Aceh, serta berbagai unsur instansi pemerintah dan organisasi masyarakat sipil lainnya.

Mengenai keberlangsungan acara, Rizkika L. Darwin, panitia sekaligus dosen FISIP UINAR, menyampaikan bahwa “80 persen persiapan telah tercapai, selebihnya akan diselesaikan dalam waktu dekat ini.” Sedangkan Danil Akbar Taqwadin, dalam posisi yang sama, juga menegaskan bahwa “beberapa kendala di lapangan memberikan tantangan tersendiri dalam persiapan acara ini, terutama hal-hal yang perlu berurusan dengan Pemerintah. Walaupun begitu, solusi alternatif telah dipersiapkan jauh-jauh hari”

Harapannya, pelaksanaan kegiatan yang berdekatan dengan peringatan 11 tahun MoU Helsinki, serta dimulainya tahapan Pilkada Aceh 2017, akan memantik semangat untuk membuka ruang keilmuan terkait kajian hukum, sosial, politik dan ekonomi dalam melihat konteks HAM dan ketahanan manusia di Aceh akhir-akhir ini. Selain itu, pertemuan dekan FISIP se-Indonesia juga diharapkan mampu melahirkan inovasi-inovasi progresif yang dapat berkontribusi dalam mengisi ‘jurang’ antara ketahanan manusia dan ketahanan nasional. []

Laporan: Danil Akbar Taqwadin, MSc.

KOMENTAR FACEBOOK