Ini Peta Kekuatan Pertarungan di Pilkada Aceh Barat

Haji Tito dan Haji Kamaruddin (Sumber: fb Haji Kamaruddin)

ACEHTREND.CO, Meulaboh – Tidak seperti di sejumlah kabupaten lain, Pilkada di Aceh Barat tidak cukup banyak bakal calon yang berminat bertarung di kompetisi Pilkada 2017. Padahal, pada Pilkada 2012, ada 13 pasangan yang ikut berkompetisi memperebutkan posisi Bupati-Wakil Bupati Aceh Barat.

Hanya ada tiga pasangan. Dua maju melalui partai politik dan satu pasangan maju melalui jalur perseorangan. Ketiganya sudah bisa dipastikan lolos uji persyaratan sebab yang maju melalui jalur perseorangan hanya satu pasangan. Kemungkinan batal karena alasan KTP ganda sulit terjadi, dan hanya mungkin gagal manakala ada faktor-faktor yang tidak terduga.

Jika ketiganya bertarung, maka secara kasat mata, pasangan Haji Tito – Haji Kamaruddin menjadi pasangan yang didukung mesin partai politik terbanyak, nyaris seluruh parpol mengusung pasangan ini, kecuali Partai Aceh.

Partai Aceh (PA), yang awalnya juga dicoba ajak untuk mendukung H.T Alaidinsyah dan Kamaruddin, sudah terlebih dahulu mendukung pasangan Ramli, Ms-Banta Puteh.

Ini artinya, delapan partai politik yang mendukung Haji Tito dan Haji Kamaruddin akan dilawan oleh kekuatan tunggal Partai Aceh. Sebelumnya, pada Pilkada 2012, PA juga ikut mendukung Haji Tito, yang saat itu berpasangan dengan Rachmat Fitri.

Jika saja ada dua pasangan, tanpa pasangan dari jalur perseorangan maka bisa dipastikan drama pertarungan Pilkada 2012 akan terulang kembali. Pada Pilkada 2012, H. Ramli MS, berhasil dikalahkan oleh Haji Tito, dan kekalahan dalam pertarungan dua putaran itu menimbulkan dinamika tersendiri. Dalam pilkada putaran kedua, 2 Juli 2012, Haji Tito meraup 50.378 suara (55,67%), unggul atas rivalnya H Ramli MS yang meraih 40.111 suara (44,33%).

Bagi H. Ramli MS, kekalahan itu tentu masih diingatnya, dan jalan untuk kembali bertarung sudah terbuka. Sebagai Wakil Ketua DPRK, ia memiliki power yang membuatnya memiliki kesempatan yang cukup untuk terus membangun hubungan dengan rakyat. Dengan dukungan politik yang ditopang Partai Aceh, sepertinya H. Ramli MS siap bertarung meski dikepung oleh delapan partai politik.

Tentu saja kedua rival politik ini, Haji Tito dan Haji Ramli, tidak bisa mengabaikan pasangan yang maju lewat jalur independen, Fuad Hadi-Muhammad Arif. Kedua anak muda ini memiliki energi yang berlebih untuk ambil bagian dalam kompetisi Pilkada 2017 di Aceh Barat.

Saat mengantar syarat dukungan KTP ke KIP Aceh Barat, pasangan muda yang juga dimotori oleh orang-orang muda menyerahkan 7 ribu lebih KTP dari 11 kecamatan. Ini jumlah yang melebihi dari syarat yang hanya 5 lebih KTP di enam kecamatan.

Bisa dibayangkan, jika tim sukses pasangan muda ini mampu memaksimalkan kekuatan 7 ribu lebih dan masing-masing berkerja untuk mendapat 10 suara maka akan ada 70 ribu suara. Sebuah angka yang melebihi angka kemenangan Haji Tito pada Pilkada 2012 pada putaran kedua.

Sayangnya, hitungan politik tidak semudah menekan kalkulator. Ada banyak faktor politik yang membuat pemilih bertahan, membantu, dan juga berpindah ke lain hati. Konon lagi dalam regulasi Pilkada serentak ini, pengaturan soal politik uang juga sudah tidak ketat perihal sanksinya. []

KOMENTAR FACEBOOK