Ini Dia Peta Kekuatan “Perang Pilkada” 2017 Aceh Menurut Survey

ACEHTREND.CO, Banda Aceh – Beberapa hari yang lalu, acehtrend telah menurunkan Peta Kekuatan “Perang Pilkada” 2017 Aceh. Peta untuk pertarungan di level bakal calon gubernur dan wakil gubernur Aceh itu didasari pada kekuatan jumlah kursi legislatif masing-masing partai politik bagi pasangan yang menggunakan jalur partai politik, dan kekuatan KTP yang dijadikan syarat dukungan. 

Bagaimana peta kekuatan kandidat dan pertarungan yang akan dihadapi di bentangan wilayah “perang suara” seperti di pantai timur, barat, selatan dan tengah? 

Tidak mudah untuk mendapatkan hasil survey dari masing-masing lembaga survey yang ambil bagian dalam survey keterpilihan masing-masing calon di Pilkada Aceh 2017. Tapi, dari bocoran yang pernah ada nama Irwandi Yusuf pernah disebut menempati urutan teratas dalam survei calon Gubernur Aceh oleh Partai NasDem Aceh. Dalam survey yang dibocorkan oleh media pada Februari lalu , Irwandi disebut mengalahkan nama-nama beken seperti Muzakir Manaf, Tarmizi A Karim, Bahtiar Ali, Zulfan Lindan, Zaini Djalil dan Irwan Djohan.


Sayangnya, survei yang disebut dilakukan oleh Media Research Center (MRC) kemudian dibantah oleh pihak NasDem termasuk pihak MRC sendiri. Sampai saat ini, survey NasDem masih menjadi misteri yang hanya diketahui secara internal partai. Selain menyebut nama Irwandi, survey itu juga mengabarkan jika Mualem berada di peringkat kedua. 

Sedikit lebih terang jika mengacu hasil survey Jaringan Suara Indonesia (JSI), Mei 2016. Dalam rilis yang diterima media, Jum’at (5/8) disebutkan bahwa tingkat keterpilihan (elektabilitas) Irwandi 35,7%, jauh diatas tiga calon lain dimana hanya mencapai 17%, 11% dan 3,8%. Survei JSI ini disebut menjaring pendapat dari 1200 responden, dengan teknik sampel acak bertingkat dari 23 kabupaten/kota di Aceh dengan tingkat kepercayaan 95%, dan simpangan lebih kurang 2,9%.

Gambaran survey dari Jaringan Suara Indonesia (JSI) ini juga tidak berbeda dengan survey yang pernah dilakukan Jaringan Survey Inisiatif (JSI). “Irwandi Yusuf unggul dalam Survey yang dilakukan Jaringan Survey Inisiatif (JSI),  pada survey tersebut Irwandi menjadi calon kuat Gubernur Aceh Priode 2017 – 2022 mendatang, ” kata Aryos Nivada, Manajer Riset JSI pada Rabu (06/05) tahun lalu.

Bukan hanya Jaringan Suara Indonesia dan Jaringan Survey Inisiatif yang ambil bagian dalam melihat elektabilitas calon gubernur Aceh. Sebuah lembaga survey yang pernah melakukan quick count di Pilkada 2012 Aceh kini juga sedang merampungkan hasil survey mereka, namun belum diketahui bocoran hasilnya secara rinci. Namun begitu, dari perbicangan yang disebut konfidensial, tampak posisi Irwandi Yusuf sedang menyusul posisi Muzakir Manaf, yang diindikasikan sedang berada di posisi teratas.

Di samping itu, ada juga lembaga survey lainnya, yang dengan alasan masih rahasia juga belum bersedia membocorkan. Namun, dari bincang-bincang, diketahui bahwa dalam survey yang dilakukan oleh sebuah lembaga yang berdomisili di Menteng, Jakarta itu menempatkan pasangan Irwandi Yusuf – Nova Iriansyah sebagai pasangan yang paling diinginkan menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh (38 persen). Muzakir Manaf-TA Khalid di posisi kedua (20 persen), TT/TJ (19 persen), Tarmizi Karim – Zaini Djalil (16 persen) dan Zaini Abdullah – Nasaruddin (7 persen). Survey yang dilakukan pada Juni 2016 ini diklaim tidak berubah secara signifikan.

Sayangnya, survey ini tidak mengikutsertakan pasangan lainnya, seperti Zakaria Saman – T Alaidin dan Abdullah Puteh – Sayed Mustapa Usab. []