Tak Ada Abu Doto dan Abdullah Puteh, Bawaslu Belum Juga Revisi Infografis Figur Gubernur Potensial Pilkada Serentak 2017

Infografis Bawaslu tentang Figur Potensial Pilkada Serentak 2017

ACEHTREND.CO, Banda Aceh – Sampai berita ini dipublish pihak pengelola website bawaslu.go.id belum merevisi infografis berjudul Figur Potensial Pilkada Serentak 2017 untuk Provinsi Aceh.

Padahal, kemarin Tim Pemenangan AZAN, Zaini Abdullah – Nasaruddin melalui siaran persnya sudah menyatakan protes dan keberatatan atas infografis pada halaman website resmi Bawaslu itu yang tidak mencantumkan Zaini Abdullah dan Abdullah Puteh. Redaksi aceHTrend yang mencoba mengkonfirmasi nomor telepon yang tercantum di website 021 – 3905889 / 3907911 tidak ada yang angkat.

Dalam rilis yang diterima redaksi, Selasa (30/8/2016) sore, Jubir Tim Pemenangan AZAN, Fauzan Febriansyah menyampaikan delapan protes dan keberatan, sebagai berikut:

1. Pada halaman website tersebut hanya menampilkan empat Bakal Calon Gubernur, dan meniadakan 2 Bakal Calon Gubernur lainnya yaitu: Zaini Abdullah dan Abdullah Puteh
2. Penggunaan kalimat “Figur Potensial Pilkada Serentak 2017” pada Infografis di halaman resmi website Bawaslu tersebut kami nilai provokatif dan menggiring opini publik. Karena secara langsung dapat diambil kesimpulan bahwa hanya empat Bacalon Gubernur yang ditampilkan pada halaman website Bawaslu yang layak dipilih dan berpotensi sedangkan yang lain tidak.
3. Tindakan Bawaslu tersebut telah mencederai semangat netralitas penyelenggara pemilu yang merupakan ruh dan amanah utama dalam UU No.15/2011 tentang Penyelenggara Pemilu, UU No.11/2006 tentang Pemerintahan Aceh, UU No.10/2016 tentang Pilkada dan konstitusi UUD 1945.
4. Apabila yang dilakukan Bawaslu tersebut merupakan sebuah tindakan ketidaksengajaan, bagi kami hal ini tentu tidak dapat ditolerir dan merupakan bentuk nyata tidak profesionalnya Bawaslu khususnya yang bertanggung jawab dalam hal media dan informasi Bawaslu.
5. Yang paling janggal menurut kami, bagaimana mungkin Bawaslu melakukan publikasi 4 Bakal Calon Gubernur, padahal pendaftaran calon gubernur dukungan parpol belum dilakukan, begitu juga proses verifikasi calon perseorangan sedang berlangsung.
6. Kami meminta tanggapan dan klarifikasi dari Bawaslu terkait hal ini.
7. Kami juga akan melaporkan Bawaslu kepada Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) terkait hal ini yang kami anggap telah menciderai semangat netralitas dan profesionalisme lembaga penyelenggara pemilu.
8. Melalui siaran pers ini kami juga mengingatkan semua lembaga dan para pihak penyelenggara pemilu untuk dapat bekerja dengan profesional, menjaga independensi dan netralitas demi suksesnya pilkada serentak 2017 dengan damai, jurdil, transparan dan demokratis.

KOMENTAR FACEBOOK