Kesalahan Bayar SPP, Mahasiswa STAIN Tuntut Kasubag Keuangan di Copot Dari Jabatan

ACEHTREND.CO, Meulaboh- Ratusan mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teuku Dirundeng Meulaboh menggelar aksi damai. Mereka menuntut pengelola memperbaiki sistem manajemen kampus tersebut yang dinilai carut-marut. 

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa STAIN Suwardi kepada aceHTrend  mangatakan, dalam tata kelola akademik STAIN masih banyak diperlukan pembenahan, terutama yang menyangkut pelayanan terhadap mahasiswa.

Kata Suwardi, salah satu permasalahan mendasar di STAIN, struktural Akademik banyak yang tidak paham tupoksi masing-masing. Maka mahasiswa menuntut Ketua STAIN agar bertindak tegas dalam mengatur bawahannya.

“Saya banyak mendapat laporan mahasiswa, terkait pelayanan di Akademik, maka dari hasil evaluasi yang cukup baik, kami mendesak ketua STAIN mengganti Kasubbag keuangan karena yang bersangkutan belum layak dalam bekerja” kata Suwardi, Jumat (2/9/2016) di Meulaboh.

Suwardi mencontohkan, kesalahan pembayaran SPP mahasiswa semister 9. Mahasiswa membayar SPP sebesar 600 ribu (tercantum di pengumuman).

 Seharusnya, menurut PP Nomor 19 tahun 2015, Tentang jenis dan tarif atas jenis penerimaan negara bukan pajak yang berlaku pada kementerian agama, biaya SPP sebesar 300 ribu, “Ini membuat mahasiswa galau dan murni kesalahan bagian keuangan,” katanya.

Ia mengatakan, jika ketua STAIN Dr. H. Syamsuar, M.Ag, tidak segera mengindahkan tuntutan tersebut, maka aksi akan berlanjut dalam jumlah yang lebih banyak.

Dalam surat tuntutan aksi Nomor 008/BEM/STAIN-TDM/09/2016, yang ditujukan kepada pihak kampus tercantum 11 permasalahan yang mesti di kabulkan oleh pengelola.

“Ini murni aspirasi mahasiswa, jika dibiarkan, masalah ini terus berlarut” tegas Iskandar, Koordinator Aksi.

Sementara itu, Ketua STAIN Tengku Dirundeng Meulaboh, Dr. H. Syamsuar, M.Ag, saat dikonfirmasi aceHTrend membenarkan, pihaknya telah menerima sejumlah mahasiswa yang mengeluh terkait pelayanan di kampus tersebut.

“Aspirasi mahasiswa tadi sudah kita selesaikan, semua tuntutan akan kita proses sesuai keinginan mahasiswa. Ini sangat bermanfaat untuk membangun STAIN lebih baik,” ungkap Dr. Syamsuar, M.Ag. []

KOMENTAR FACEBOOK