Objek Wisata Pantai dan Religius di Gosong Telaga

ACEHTREND.CO, Singkil–Sejak rampungnya pembangunan jembatan kayu yang menghubungkan Kemukiman Gosong Telaga dengan daerah seberang, beberapa pekan lalu.

Objek wisata pantai di Gosong Telaga, Aceh Singkil, menjadi semakin panjang dan luas. Bahkan, telah terbagi menjadi dua.

Satu sisi di belahan timur bernama objek wisata Pantai Cemara Indah (PCI) Gosong Telaga. Sisi lain di belahan barat–objek wisata yang baru– bernama Pantai Tampat (PT) Gosong Telaga.

Kendatipun sarana prasarana di objek wisata Pantai Tampat belum tersedia, hanya pohon-pohon yang tumbuh secara alamiah.

Namun anehnya, setiap hari apalagi akhir pekan, pantai itu selalu ramai diserbu warga yang ingin berwisata.

Di sana mereka, di bawa rindangnya pohon cemara menikmati keelokan panorama alam sembari menyaksikan deburan ombak yang bekejar-kejaran di bibir pantai. Plus merasakan hembusan angin laut nan sepoi-sepoi.

Yang lebih menarik lagi, wisatawan di Pantai Tampat, juga bisa melakukan wisata religius. Yaitu, berupa wisata ziarah ke makam ulama Syekh Abdul Jalil yang makamnya terletak tak jauh dari bibir pantai. Hanya terpaut seratus meter saja.

Sehingga sambil ziarah bisa ke pantai. Sebaliknya, sambil ke pantai bisa berziarah.

Menurut keterangan Hardin, seorang warga kepada AceHTrend, Rabu (5/10), makam ulama yang berasal dari Timur Tengah ini, adalah sosok ulama yang dihormati dan sangat diagungkan oleh warga setempat. Sebab, ia memiliki keramah yang tinggi.

Keramah ini, terlihat dari ukuran makamnya yang panjang, lebih kurang sembilan meter. Makamnya pun bersih, dan terawat rapi.

Kelebihan lain, urai Hardin, air sumur yang berada dekat makam sangat jernih. Apabila diminum tak terasa asin. Padahal, loń∑asi sumur dekat dengan laut.

Saat tertentu di seputar lokasi makam, acap terdengar suara dengungngan. Dan pada malam hari kerap muncul cahaya yang membumbung ke atas.

Gelagat ini, suatu pertanda bakal terjadi peristiwa alam atau akan ada “keberuntungan” pada masyarakat kampung.

“Jadi, tak mengheran jika pengunjung selalu berbondong-bondong berziarah ke makam ini. Ada secara sendiri, ada bergerombolan dengan membawa ustad,” tutur Hardin.

Karamah yang lainnya, tambah Hardin, jika kita membaca ayat-ayat tayyibah dari Alquran di makam ulama ini, lalu bertawasul dibarengi dengan doa, hati menjadi tentram dan harapan kita bisa terkabul.

“Begitu kita selesai ziarah dengan membaca ayat-ayat tayyibah dari Alquran seraya bertawasul, hati menjadi tentram dan apa yang didamba akan terkabul,” ucap Hardin.

Terlepas percaya dan benar atau tidak keramah yang dimiliki ulama ini, yang jelas di daerah Gosong Telaga, Aceh Singkil, telah tumbuh objek wisata pantai baru sekaligus religius.[]

KOMENTAR FACEBOOK