Saifannur Bercerita tentang Kejadian 20 Tahun Lalu di Thailand

ACEHTREND.CO, Banda Aceh – Pagi masih bermandi sinar mentari ketika Saifannur berkisah perjalanannya ke Thailand.

“Tahun 1996 saya ke Thailand. Suatu ketika ketika saya bersama istri berbelanja baju di pinggir jalan, seorang biksu tua (98) menghampiri saya, dan mengatakan amitabha, amitabha, amitabha,” kisah Saifannur.

Saifannur lalu bertanya kepada rekannya yang paham makna amitabha, orang Melayu asal Pattaya, yang juga berjualan di situ, dan menyebutnya itu seperti ucapan salam bagi orang Budha.

Saifannur kembali berkisah usai meneguk kopi. “Kala itu sang biksu tua yang alisnya sudah putih dan panjang mengelus pundak saya,” tambahnya.

Saifannur lalu mencari tahu kenapa sang biksu mengelus pundaknya sambil menyebut abitabha. Rupanya, sang biksu menilai dirinya mirip sang Budha.

Saifannur lalu menjelaskan makna Budha menurut yang dia ingat dari hasil bacaannya. Budha adalah istilah yang sering digunakan untuk merujuk Siddarta Gautama, guru dan sekaligus pendiri agama Budha.

“Itu salah satu kenangan masa lalu dan masih saya ingat dengan baik,” sebutnya.

Di kesempatan lain, Saifannur juga berkisah tentang sejarah kerajaan Aceh, bukan hanya tahun, bahkan aktor-aktor dalam sejarah juga diingat.

Begitulah Saifannur berkisah kenangan yang terjadi 20 tahun lalu dan masih diingat dengan baik. Sayangnya, dalam surat hasil pemeriksaan bakal calon Bupati Bireuen itu diklaim mengalami disabilitas terkait neurobehaviour. Apa yang terjadi? []

KOMENTAR FACEBOOK