Di Gayo Lues PKH Diduga Sarat Masalah

ACEHTREND.CO,Blangkejeren – Calon penerima PKH (Program Keluarga Harapan) di Desa Cinta Maju Kecamatan Blangpegayon,Kabupaten Gayo Lues dinilai saarat masalah. Pasalnya, yang bakal menjadi calon penerima keluarga harapan diduga sebahagian bukan dari golongan masyrakat miskin.

Menurut informasi Wahab, warga Cinta Maju Blangpegayon, Jumat (7/10/2016) mengatakan, pendataan calon penerima keluarga harapan tidak tepat sasaran, perangkat desa dan keluarga tergolong ekonomi mampu juga masuk sebagai calon Program Keluarga Harapan.

Ia berharap kepada Pemerintah Daerah Gayo Lues untuk mendata ulang agar bantuan yang disalurkan pemerintah tidak ada kaitannya dengan Nipotisme dan terlaksana sesuai dengan Undang – Undang serta peraturan yang berlaku.

Menanggapi hal tersebut, salah seorang pendamping dari Dinas Sosial Kecamatan Blangpegayon, Amin mengatakan, dirinya hanya sebagai petugas validasi data untuk calon penerima PKH, menentukan apakah benar nama yang didata oleh Statistik itu masih ada orangnya atau tidak. “Kalau masih calon PKH belum tentu dia bisa dapat, data bisa diubah kalau ada yang lebih layak dari nama yang ada dalam calon penerima PKH tersebut,”jelasnya.

Sementara itu koordinator PKH Kabupaten Gayo Lues dari Dinsos, Rusnaidi mengatakan, kalau ada nama perangkat desa dan golongan ekonomi mampu maka bisa dicoret tidak menerima selanjutnya.

Dikatakan olehnya, jumlah calon PKH Gayo Lues 2.816. Yang mendapatkan Program Keluarga Harapan langsung dari Menteri Sosial didata oleh Statistik tahun 2013 lalu.

“Syarat sebagai calon program keluarga harapan ada tujuh: miskin, ibu hamil, balita dari SD, SMP dan SMA sederajat, kalau kriteria ibu-ibu tidak lagi memiliki keturunan misalnya anaknya sudah pada nikah semua sementara ekonomi kurang mampu juga tidak termasuk sebagai calon Program Keluarga Harapan,”jelasnya.

KOMENTAR FACEBOOK