Alumni Ar Raniry Ini Setuju Logo Baru Hasil Sayembara

ACEHTREND. CO, Banda Aceh – “Menurut saya tak perlu mempersoalkan soal logo, lambang dan sebagainya. Apalagi sudah disayembara, dan tim seleksi pun bukan orang-orang yang tak paham filosofi, tentu mereka sudah menimbangkan matang-matang yang mana yang layak.”

Demikian disampaikan Hayatullah Pasee kepada aceHTrend mensikapi polemik terkait logo baru UIN Ar Raniry dari hasil perlombaan, Senin (17/10) pagi.

“Satu sisi saya sepakat harus ada nilai keacehannya, namun kalau dilihat dari kombinasi bentuk yang katanya kombinasi keilmuan keagamaan dan sain itu saya rasa sudah mewakili keacehan disana yang identik dengan Islam,” jelas alumni UIN Ar Raniry dari Fakultas Dakwah dan Komunikasi Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam.

Menurutnya, kalau terlalu dipaksa harus masuk semua unsur dan embel-embel dalam sebuah logo, jadinya nanti logo tersebut tak terlihat sederhana lagi. “Saya kira sudah lah kita serahkan kepada yang ahlinya, lagian sudah ada klarifikasi dari tim UIN logo itu tak langsung dijadikan logo UIN baru,” ajaknya.

Hayatullah lalu mengajak semua pihak untuk fokus memikirkan bagaimana lulusan UIN ke depan harus lebih hebat. Semangat baru kampus biru itu betul-betul melahirkan alumni yang tangguh dari segi keilmuan agama dan sainnya.

“Satu hal lagi, saya kurang sepakat jika logo itu dikait-kaitkan dengan lambang yahudilah atau hal-hal yang sensitif lainnya. Karena beda jauh dengan lambang bintang david,” pungkasnya. []

KOMENTAR FACEBOOK