Ada Suara Tembakan di Demo Mahasiswa UIN Ar Raniry

ACEHTREND. CO, Banda Aceh – Ada suara tembakan peringatan di demo UIN Ar Raniry. Suara tembakan itu terjadi saat 60 orang lebih mahasiswa mencoba masuk ke ruang auditorium, dan ditahan oleh Satpam kampus. Akibatnya sempat terjadi tolak menolak, dan saling kejar.

Dan ketika mahasiswa mencoba kembali masuk, terjadi tembakan peringatan dari mobil pjr pengamanan gubernur Aceh.

“Saya ditonjok dan melihat ada tanda anarkis maka saya lakukan tembakan peringatan, ” katanya sambil memperlihatkan mobil pjr yang tampa

Dalam kejar-kejaran dengan Satpam juga sempat terjadi adu fisik sehingga membuat emosi mahasiswa makin terpancing.

“ie pike takot ngoen beude, ” kata salah seorang pendemo.

Rektor UIN Ar Raniry yang sedang mengikuti acara dies natalis sempat menjumpai mahasiswa dan mengatakan akan menyelesaikan insiden saat terjadi di dalam aksi.

***

Mahasiswa UIN Ar Raniry menggelar demo di kampusnya sendiri. Sementara di auditorium, Rektor UIN Ar Raniry baru saja membuka rapat senat memperingati Dies Natalis ke 53. Turut hadir Gubernur Aceh, Zaini Abdullah.

Para mahasiswa dihadapan auditorium menyampaikan ragam tuntutannya, diantaranya menyoal soal lapangan UIN Ar Raniry yang harganya mencapai 2 milyar, soal ktm 15, dan juga soal logo baru hasil sayembara.

“Soal logo sebenarnya masalah kecil, tapi gara-gara logo juga semangat kami terbakar, ” ujar Misran, salah satu orator di demo.

Jubir demo, Jaili Farman dalam orasinya menyatakan keingingan mereka untuk masuk ke auditorium guna menyampaikan aspirasi mereka sekaligus mengikuti dies natalis.

Di barisan demo juga nampak beberapa tuntutan seperti mahasiswa bukan sapi perahan, tolak sistem diktator di kampus.

Di dalam aksi demo juga disampaikan dugaan plagiasi yang dikakukan oleh Wakil Dekan iI disalah satu fakultas dilingkungan kampus UIN Ar Raniry.

Ada Suara Tembakan
Sebelum masuk, para pendemo sempat melakukan rembuk dengan salah satu pihak kampus yang menawarkan agar perwakilan saja yang masuk. Namun pihak mahasiswa memilih untuk melanjutkan orasi di badan jalan kampus. []

KOMENTAR FACEBOOK