Surat: Elemen Sipil Aceh Barat Kutuk RSU Teuku Umar Calang

Menyikapi kejadian memilukan yang menimpa Nurmala Hayati (28) yang terpaksa harus tidur di di gudang ruang bersalin RSUD Teuku Umar, Calang, Aceh Jaya, Senin (24/10) lalu dikarenakan adanya keteledoran oknum dari rumah sakit tersebut. Mengingat hal tersebut merupakan salah satu bentuk tindakan yang merendahkan martabat manusia, terlebih Nurmala Hayati (28) yang baru saja melahirkan semestinya harus mendapatkan prioritas atas perawatan yang intensif oleh pihak RSUD Teuku Umar, Calang, Aceh Jaya. Oleh sebab itu, kami segenap organisasi ekstra dan intra kemahasiswaan di Aceh Barat yang tergabung dalam Aliansi Pertahanan Kemanusiaan atau disingkat APK, yang terdiri atas:

KPW-Solidaritas Mahasiswa Untuk Rakyat (SMuR) Aceh Barat
Aliansi Pelajar Mahasiswa Pendidikan Antiketertindasan (PINTAS)
Lembaga Advokasi Hak Azasi Manusia (LavasHAM)
Lembaga Antipenindasan (LAPAS)
Solidaritas Demokrasi Aceh (SoDA)
Lapak Pendidikan dan Pelatihan Aceh Barat (Ladiklat)
Front Mahasiswa Aceh Selatan (ForMAS)
Himpunan Mahasiswa Administrasi Negara (HIMADISTRA) FISIP UTU Aceh Barat
Pemerintahan Mahasiswa (PEMA) FISIP Universitas Teuku Umar
Solidaritas Mahasiswa Revolusi (SOMASI)
Forum Diskusi Waroeng Memet (ForMET)
Front Teaterikal Mahasiswa Jiwa Singa (FJS)
Badan Ekskutif Mahasiswa (BEM) STAIN TDM Aceh Barat

Selanjutnya, merujuk pada keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia selaras dengan Undang-Undang Dasar 1945

Dengan ini kami :
Mengutuk keras kesewenang-wenangan yang telah dialami oleh Nurmala Hayati (28);
Mendesak pihak rumah sakit untuk segera mengusut tuntas kejadian ini;

Mendesak Dinas terkait dan Pemkab setempat untuk segera menindaklanjuti persoalan ini, serta harus adanya sebuah sanksi yang dapat menimbulkan efek jera baik itu kepada pimpinan, maupun kepada oknum yang dimaksud;

Tegakkan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan.

Salam Keadilan

KOMENTAR FACEBOOK